LABUHA – Hasan Ali Bassam Kasuba Bupati Halmahera Selatan (Halsel), resmi membuka Turnamen Pemuda Babang Cup II Tahun 2026 di Lapangan Desa Babang, Sabtu (25/7/2026) sore.
Turnamen sepak bola tersebut diikuti 51 tim dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Halsel. Kehadiran puluhan tim ini menjadi bagian dari upaya Pemuda Desa Babang menjadikan olahraga sebagai ruang mempererat persaudaraan sekaligus membangun semangat kebersamaan antar pemuda.
Pembukaan turnamen berlangsung meriah dan disaksikan ratusan masyarakat. Hadir pula Komandan Batalyon 867 Manggasa, unsur Forkopimda, Darmin Haji Hasim Wakil Ketua KONI Halsel, Sekretaris Desa Babang Samsir Koda, Ketua Panitia Adam Matdoan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Kick off ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Bupati Bassam Kasuba. Laga perdana mempertemukan Satria Manggasa A melawan VC Anisqila 03 yang tergabung dalam Grup A.
Ketua Panitia Babang Cup II, Adam Matdoan, mengatakan turnamen tahun ini mengusung tema “Satu Lapangan, Seribu Persaudaraan.” Tema tersebut, kata dia, menjadi semangat utama dalam membangun persatuan, persaudaraan, dan kebersamaan melalui olahraga.
“Turnamen ini bukan hanya tentang kompetisi sepak bola, tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi muda dan mempererat silaturahmi,” ujar Adam.
Menurutnya, pelaksanaan Babang Cup II juga memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Kehadiran peserta, suporter, dan masyarakat selama turnamen dinilai turut mendorong perputaran ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi pertandingan.
Adam menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, sponsor, pemerintah daerah, Pemerintah Desa Babang, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga turnamen dapat terlaksana.
Ia mengingatkan seluruh tim yang berlaga agar menjadikan sportivitas dan persaudaraan sebagai bagian penting dari kompetisi. “Kami berharap seluruh peserta dapat menjaga sportivitas dan persaudaraan. Jangan sampai kompetisi justru menjadi alasan untuk memutus silaturahmi,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Babang Sambil Koda, menyampaikan, permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan turnamen masih terdapat kekurangan, terutama terkait fasilitas yang belum sepenuhnya memadai.
Meski demikian, Samsir mengaku selaku Pemerintah Desa Babang dan tuan rumah Turnamen mengapresiasi inisiatif para pemuda yang telah mampu menggelar turnamen dengan jumlah peserta yang cukup besar.
“Pemerintah Desa berharap Pemuda Babang Cup dapat terus berkembang dan menjadi agenda tahunan yang konsisten dalam mendukung pembinaan generasi muda di Desa Babang khususnya dan Halsel pada umumnya,” kata Samsir.
Bupati Bassam Kasuba dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap semangat pemuda Desa Babang yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan positif melalui olahraga.
Menurutnya, turnamen seperti Babang Cup bukan semata-mata persoalan menang atau kalah, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun persatuan, kebersamaan, serta semangat gotong royong.
Bupati meminta seluruh pemain, official, suporter, dan pihak yang terlibat menjaga keamanan serta menjunjung tinggi nilai fair play selama turnamen berlangsung.
“Yang paling penting adalah sportivitas, saling menghormati dan menjaga persaudaraan. Jangan karena pertandingan kemudian kita kehilangan rasa persaudaraan,” pesan Bassam.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Halsel akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan positif yang digagas generasi muda, termasuk di bidang olahraga.
Bassam berharap Babang Cup II 2026 tidak hanya menjadi kompetisi tahunan, tetapi juga mampu menjadi wadah untuk menemukan dan mengembangkan bibit-bibit atlet sepak bola berprestasi dari Halsel.
“Semoga dari turnamen ini lahir atlet-atlet berprestasi yang nantinya dapat membawa nama baik Desa Babang dan Halmahera Selatan,” harapnya.
Dengan melibatkan 51 tim, Babang Cup II 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat persatuan pemuda sekaligus menghidupkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat selama turnamen berlangsung.(red)












