Polemik di Desa Batutaga, DPMD sebut ini hanya kepentingan segelintir warga

Selasa, 21 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Bumdes DPMD Halsel

Kabid Bumdes DPMD Halsel

Labuha, segmen.co.id – Dinas pemberdayaan masyarakat desa (DPMD) kabupaten Halmahera Selatan menyesali sikap segelintir warga desa Batutaga kecamatan Kepulauan Botang Lomang yang terkesan sengaja merawat kegaduhan di desa

Berawal dari tuduhan sepihak warga yang menilai Direktur Bumdes (Hartati Umar) tidak secara transparan dalam mengelola anggaran Bumdes

Tidak sampai disitu, segelintir warga yang mengatasnamakan kepentingan masyarakat ini sempat mendatangi kantor DPMD untuk meminta dana Bumdes yang telah digelontorkan itu dikembalikan kepada warga untuk di kelola sendiri

Menurut Munadir Hamid selaku Kabid Bumdes dirinya merasa heran melihat sikap beberapa orang yang dimana mendesak agar direktur Bumdes yang terpilih secara musyawarah itu untuk segera turun dari jabatan yang baru berumur empat bulan atau baru mulai kerja sejak bulan Mei lalu

Padahal secara regulasi, Bumdes baru bisa membuat laporan pertanggungjawaban hasil pengelolaan anggaran ketika sampai pada waktu enam bulan atau satu tahun Bumdes itu beroperasi

Baca Juga :  Wanatiara Persada Kembali Sumbang Mobil Ambulance dan Alkes ke RSU OBI

“Ada sebuah desakan dan itu saya anggap tidak merepresentasi semua masyarakat, hanya segelintir orang saja yang coba mendesak agar supaya Direktur Bumdes yang baru (Hartati Umar) supaya mengundurkan diri” ucap Munadir kepada segmen. senin, (20/09)

Diketahui, pada Jum’at (17/09) kemarin Kabid Bumdes telah bersama pihak Tenaga pendamping profesional kabupaten (P3MD) turun ke desa Batutaga guna melakukan upaya penyelesaian masalah namun hal ini menurutnya tidak membawa hasil yang baik

“Makanya saya sampaikan ke kades, harus jelih melihat ini jangan hanya karena kepentingan satu dua orang saja kemudian jadi gaduh atau saling adu domba” jelasnya

Bahkan kata dia dengan melihat kualitas Direktur Bumdes Batutaga yang sekarang, Seharusnya pemerintah desa bersama masyarakat bisa optimis karena latar belakang yang bersangkutan ialah seorang pengusaha

Baca Juga :  Ivan Pers dan Putra Bupati Resmi Pimpin KNPI Halsel

Berdasarkan pengalaman yang bersangkutan sudah tentu skill ini yang dibutuhkan untuk dapat menjalankan roda perekonomian di desa

Lantas apa untungnya kalau yang bersangkutan digeser?

“Secara pribadi dia tidak rugi malah yang rugi kan nanti desa, Poin penting yang harus dipahami pemdes Batutaga ialah untuk mencari orang dengan kualitas seperti Hartati Umar itu sekarang langkah” tegas Munadir

Untuk itu sebagai pemerintah desa, kades diharapkan dapat menjadi penengah yang baik agar keberlangsungan hajat hidup masyarakat didesa dapat berjalan aman

Ia juga berharap setiap kepala desa dituntut harus lebih pro aktif dalam menyikapi setiap persoalan di desa

Seperti diketahui, Bumdes Batutaga sebelumnya pernah ada di Tahun 2018, dibawah kepemimpinan direktur Yasni Salasa. Yang tidak lain adalah menantu Kades Batutaga Tamrin Latuconsina

Baca Juga :  6.000 Karyawan Harita Nickel  Divaksin

Dengan penyertaan modal yang bersumber dari dana desa (DD) kala itu kurang lebih sebesar Rp.50.000.000 (lima puluh juta rupiah). Dengan unit usaha yang dijalankan ialah bentuk simpan pinjam kepada masyarakat Batutaga

namun dalam proses perjalanannya Badan usaha milik desa itu akhirnya gulung tikar alias bangkrut di tahun yang sama

Baru pada bulan April tahun 2021 masyarakat desa Batutaga bersama pemerintah desa dan pendamping profesional (P3MD) kemudian secara musyawarah kembali mengangkat saudari Hartati Umar sebagai direktur Bumdes yang baru

Terkait hal ini, Munadir justru mempertanyakan sikap Pemdes yang pernah kecolongan di tahun sebelumnya . (IpL)

Berita Terkait

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Tak Kantongi Izin DLH Halsel Akui Pengambilan Tanah Topsoil di Hidayat Ilegal
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:14 WIB

Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat

Berita Terbaru

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB