Ratusan juta rupiah dana untuk Air bersih di desa Kampung baru raib

Jumat, 13 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto Ilustrasi krisis air bersih

 

Labuha, segmen.co.id – Tidak dapat di pungkiri, Hampir seluruh masyarakat Pedesaan mengginginkan ketersediaan air bersih di setiap rumahnya tanpa harus berkilo-meter jauhnya mencari air Bersih untuk memenuhi kehidupan sehari-hari,

Dari Data Sistem Informasi Desa (SID) milik Kemendes, Desa kampung baru kecamatan kepulauan Botang Lomang kabupaten Halmahera Selatan telah mengucurkan Anggaran sebesar Rp.242.463.800 (dua ratus empat puluh dua juta empat ratus enam puluh tiga ribu delapan ratus rupiah) untuk pembangunan Rehabilitasi/Peningkatan sumber Air Bersih Milik Desa tahun Anggaran 2019. Namun sampai saat ini, prioritas kegiatan yang menelan anggaran cukup besar itu pemanfaatannya belum di rasakan masyarakat desa setempat.

Baca Juga :  Bupati Halsel dan Harita Buka Semarak Pasar Rakyat Kawasi

Berdasarkan keterangan yang diterima pada Jum’at (13/08/21), Diketahui Bak penampung air Bersih Milik Desa hingga saat ini tidak lagi berfungsi, pipa air yang rusak tidak lagi diperhatikan padahal pipa tersebut awalnya difungsikan untuk saluran ke rumah-rumah warga, bahkan masyarakat saat ini hanya bisa memanfaatkan air sumur dan air hujan guna menopang kebutuhan sehari-hari.

” Kitorang (Kami) hanya pakai Air Parigi (Sumur) dan air hujan buat jadikan air minum, masak, Mandi dan mencuci pakaian” ungkap Salah seorang warga desa kampung baru yang enggan disebutkan namanya melalui rilis yang diterima segemen.co.id 

Menanggapi polemik ini. Mantan Sekertris Desa, yuldi Udin pun angkat bicara Menurut dia soal Air bersih sebagaimana tertuang dalam RAB Tahun Anggaran 2019 desa Kampung baru telah memasukan post tersendiri untuk kegiatan Air bersih, tapi kenyataannya belum dirasakan masyarakat padahal data tersebut sudah di input ke data Kemendes melalui SID yang tidak bisa dirubah lagi oleh siapapun termasuk kades

Baca Juga :  Ismed A Gafur sarankan mantan kades terduga korupsi jangan buang energi ke PTUN

“Iya memang benar dalam Data Sistem Informasi Desa (SID) Kemendes, kades sudah Menganggarkan kegiatan air bersih dan ini sudah final” ucapnya

Bahkan di tahun 2020 kemarin kades kampung baru juga menambahkan lagi uraian Anggaran untuk item kegiatan yang sama (air bersih) sebesar Rp.100.074.400 (seratus juta tujuh puluh empat ribu empat ratus rupiah) dengan nomor kode Rek kegiatan 2.04.12 (sumber: data SID KEMENDES) tapi hasilnya nihil. (IpL)

Berita Terkait

Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 
Berita Skandal Lelang Cathlab Tiga Wartawan Dipolisikan, PWI Halsel Kecam Iksan Kaleserang
Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan
Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi
Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa
Desak Polda Maluku Utara Usut Tuntas Pelaku Pencuri Kapal Tongkang
Disperkim Halsel Pastikan Pembangunan 20 Unit MCK Leleojaya Tuntas
Ikbal Mustafa Ketum Masatawa Ucapkan Selamat HUT IKA-Togale Halsel ke 21 Tahun
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Berita Skandal Lelang Cathlab Tiga Wartawan Dipolisikan, PWI Halsel Kecam Iksan Kaleserang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa

Berita Terbaru

Helmi Umar Mukshin Wakil Bupati Halmahera Selatan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 

Kamis, 8 Okt 2026 - 00:29 WIB

Rapat Kordinasi Penggunaan Aset Daerah yang dipimpin Wakil Bupati Halsel Helmi Umar Mukhsin. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:12 WIB

Bupati Halsel Buka Focus Group Discussion (FGD) I RDTR dan Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:40 WIB

Kantor Desa Laigoma Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:29 WIB