LABUHA – Sikap arogan salah satu Kepala Desa di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) tak pantas ditiru. Sebab, bukannya memberikan contoh yang baik, justru melakukan hal sebaliknya.
Sikap arogan itu ditunjukan Kades Nyonyifi Kecamatan Bacan Timur Guntur Idris didepan umum. Ala preman Guntur Idris itu karena diduga tak mau diberitakan.
Bahkan orang nomor satu di Desa Nyonyifi itu mengeluarkan perkataan kasar dan bersifat maki-maki wartawan.
Kata-kata yang tak pantas itu dilontarkan Kades Nyonyifi Guntur Idris kepada wartawan media online haluanmalut.com Biro Halsel, Husain Yusuf.
Dalam video viral, Selasa (13/7/2021) dengan durasi 01.05 menit, terlihat Kades Nyonyifi Guntur Idris marah-marah dan mengeluarkan kata berupa caci maki kepada wartawan.
“Tai, saya akan ke Jakarta untuk lapor, nanti baru lihat, saya yang game atau kamu yang game,” ancam Guntur dengan suara keras kepada wartawan dihadapan puluhan masyarakat serta Tokoh agama Desa Nyonyifi, Selasa (13/07).
Padahal peran dan tanggung jawab seorang jurnalis adalah melakukan wawancara kepada narasumber demi memperoleh informasi akurat untuk dipublikasikan.
Sehingga di dalam video tersebut, Husain Yusuf juga mengatakan bahwa sebelumnya, dirinya berupaya mewawancarai Kades Nyonyifi Guntur Idris terkait informasi yang dikeluhkan masyarakat.
Namun usaha konfirmasi itu dimantahkan Kades Nyonyifi Guntur Idris. Husain mengaku Guntur menolak keyika dikonfirmasi, padahal konfirmasi Husain dengan tujuan untuk perimbangan pemberitaan.
“Saya sebagai Jurnalis menjalankan tugas yaitu wawancara Kades, tapi kalian tidak mau,” jelas Husain yang juga pengurus Aliansi Wartawan Saruma (AWAS) Halsel itu.
Bahkan Husain juga menyarankan kepada Guntur selaku Kades Nyonyifi untuk mengajukan hak jawab.
“Kalau merasa tidak puas dengan isi berita, silahkan diklarifikasi,” ungkap Husain dalam Video yang diterimah segmen.co.id.
Diketahui, sebelumnya ada sejumlah dugaan kasus yang diberikan berdasarkan keluhan masyarakat setempat salah satunya dengan judul ‘Diduga Tidak Transparan, Inspektorat Halsel Diminta Audit Dana Desa Nyonyifi’.
Hingga berita ini dipublish, Kades Nyoyifi Guntur belum berhasil dikonfirmasi via telepon seluler dengan nomor 08233320xxxx tidak aktif.(red)












