TMMD Makian Barat Bassam: Sinergi TNI, Pemerintah dan Masyarakat untuk Percepatan Pembangunan

Rabu, 23 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA – Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Bassam Kasuba secara resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Tahun 2025 di Desa Mataketen, Kecamatan Makian Barat, Rabu (23/07).

Kegiatan pembukaan TMMD turut dihadiri Kasrem 152/Baabullah Kolonel Inf. Budi Kurniawan, S.I.P., M.M., Kasiter Kasrem 152/Baabullah Kolonel Arm. Jusuf, Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin, jajaran Forkopimda, Dandim 1509/Labuha Letkol Inf. Syamsul, S.I.P., Kapolres Halsel AKBP Hendra Gunawan, S.H., S.I.K., M.M., Kepala Kejaksaan Negeri Ahmad Patoni, S.H., M.H., Ketua TP PKK Ny. Rifa’at Al Sa’adah Bassam, para camat, kepala desa, serta masyarakat Kecamatan Makian Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Halsel Bassam Kasuba menyampaikan TMMD merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah-wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan akses dan infrastruktur.

Baca Juga :  TPPS Halsel Ikuti Peluncuran Gerakan Orang Tua Asuh Anak Cega Stunting

“TMMD bukan sekadar pembangunan fisik. Ini adalah manifestasi dari semangat gotong royong, nasionalisme, dan penguatan ketahanan wilayah melalui pendekatan kesejahteraan,” ujar Bupati Bassam.

Ia mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada TNI, jajaran pemerintah daerah, serta masyarakat yang telah dan akan berpartisipasi aktif dalam program TMMD ini.

Bassam Kasuba juga menjelaskan bahwa Pemkab Halsel saat ini menerapkan strategi zonasi pembangunan sebagai langkah pemerataan berbasis potensi unggulan masing-masing wilayah, seperti sektor perikanan, pertanian, perkebunan, hingga kawasan industri.

“Kabupaten Halsel kami bagi ke dalam lima zona pembangunan. Pulau Makian, termasuk Makian Barat, masuk dalam zona strategis yang menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan yang berkeadilan dan merata,” jelasnya.

Baca Juga :  Muhlis Usman Resmi Ditetapkan Formatur Ketua PKC PMII Malut

Pelaksanaan TMMD di Kecamatan Makian Barat, menurut Bupati, menjadi bukti nyata bahwa pendekatan zonasi pembangunan tidak hanya menjadi wacana, tetapi telah diwujudkan dalam tindakan konkret.
Adapun sasaran fisik TMMD ke-125 di Makian Barat meliputi pembangunan infrastruktur dasar di beberapa desa, antara lain, Pembangunan jalan setapak, Drainase dan MCK, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Fasilitas air bersih, Tempat wudhu
dan Talud dan jembatan.

“Semua infrastruktur ini bukan sekadar bangunan, tapi bekal penting bagi kehidupan masyarakat agar lebih baik, sehat, dan nyaman,” tegas Bupati.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat hasil pembangunan TMMD sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

Lebih lanjut, Bassam menyampaikan bahwa pola zonasi pembangunan berbasis agromaritim terus didorong melalui kolaborasi lintas daerah dan institusi, termasuk dengan Pemerintah Kota Surabaya serta lembaga pendidikan seperti IPB Bogor.
“Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung inovasi teknologi dalam pelayanan publik, membuka akses perdagangan, mengelola sumber daya alam secara optimal, serta meningkatkan kualitas SDM Halsel,” ujarnya.

Baca Juga :  Kampanye di Kayoa Barat, Usman Sidik Jalan Diatas Kain Merah Putih

Mengakhiri sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pemerintah akan terus memastikan kehadiran nyata di seluruh desa, termasuk di wilayah Pulau Makian, agar semua masyarakat merasakan perubahan dan bergerak bersama menuju kesejahteraan yang lebih baik.(red) 

Berita Terkait

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Tak Kantongi Izin DLH Halsel Akui Pengambilan Tanah Topsoil di Hidayat Ilegal
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:14 WIB

Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat

Berita Terbaru

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB