LABUHA – Hujan lebat guyur wilayah Bacan dan sekitarnya di Kabupaten Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara mengakibatkan sejumlah desa terdampak bencana banjir.
Mengetahui banjir yang terjadi, Wakil Bupati Halsel, Helmi Umar Muchsin langsung, bergerak cepat dengan meninjau kondisi banjir yang melanda sejumlah desa di Bacan.
Desa yang ditinjau orang nomor dua di Bumi Saruma diantaranya Desa Amasing Kota Utara, Amasing Kali dan Desa Jojame Bacan Barat Utara, pada Sabtu (22/03).
Selain meninjau lokasi banjir, Wabup Helmi juga turut mengunjungi tempat pengungsian warga yang terletak di SDN 12 Halsel dan SMPN 1 Halsel di Desa Amasing Kota Utara.
Disela-sela kunjungaan Wabup Helmi Umar Muchsin mengatakan saat ini Pemda Halsel melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah melakukan pendataan terhadap warga tiga desa yang terdampak banjir ini. Dari ketiga desa tersebut BPBD telah mencacat sebanyak 45 rumah di Amasing Kali, 122 di Amasing Kota Utara dan 46 di Jojame terkena dampak banjir.
“Untuk berapa desa lainya masih dalam tahap pendataan, kita menunggu informasi dilapangan,” ungka Helmi.
Mantan Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara tiga periode itu bilang, data yang diterima jumlah kepala keluarga yang terdampak di Amasing Kota Utara kurang lebih sekitar 20 KK dengan jumlah 82 jiwaa, 6 orang anak-anak dan dua balita.
“Yang sempat mengungsi di SD Negerii 12 ada 4 KK kurang lebih 17 jiwa,” katanya.
Lanjut Wabup terkait musibah ini Pemkab Halsel juga menyiapkan semua kebutuhan berbuka puasa dan makan malam warga yang berada di tempat pengungsian.
Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menambahkan sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) untuk menyediakan tenaga kesehatan bagi warga selama berada di tempat pengungsian.
Hal ini dilakukan karena ada faktor-faktor psikologis yang di alami oleh para warga terdampak banjir yang perlu harus didatangi terus dan diperiksa kondisi kesehatan mereka.(adv)












