Warga Palang SMK Pertanian Halmahera Selatan

Rabu, 16 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung SMK Pertanian Halsel yang dipalang warga Desa Modayama Kecamatan Kayoa Utara. (Foto: Sadam_Segmen)

Gedung SMK Pertanian Halsel yang dipalang warga Desa Modayama Kecamatan Kayoa Utara. (Foto: Sadam_Segmen)

LABUHA – Gedung Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pertanian Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dipalang warga.

SMK Pertanian Halsel yang beralamat di Desa Modayama Kecamatan Kayoa Utara.

Pemalangan sekolah itu dipicu paska  Kepsek SMK Pertanian Halsel Rosihan Hi Umar mengeluarkan dua siswa dari sekolah paska ikut lomba MTQ Tingkat Kabupaten Halsel di Desa Samsuma Kecamatan Makian belum lama ini.

Amarah warga Desa Modayama ini, hingga harus memalang gedung sekolah tersebut karena isu berkembang Kepsek SMK Pertanian Halsel Rosihan Hi Umar mengeluarkan dua siswa laki-laki itu saat pulang dari ikut kegiatan MTQ.

Bahkan Rosihan diduga melarang siswa SMK Pertanian Halsel ikut kegiatan apapun dimasa kepemimpinan Bupati Halsel Usman Sidik.

Baca Juga :  Bupati Bassam Umrohkan 60 Imam di Halsel

Informasi yang dihimpun segmen.co.id menyebutkan, tepatnya Selasa (15/03) malam warga setempat memalang gedung sekolah dengan cara memaku balok di pintu sekolah sehingga aktifitas disekolah tersebut harus lumpuh total.

Padahal saat ini siswa-siswi SMK Pertanian Halsel ujian praktek namun dengan adanya pemalangan ini mereka harus korban sebab belum bisa lakukan ujian praktek.

Hingga masuk hari kedua paska dipalang, siswa-siswi SMK Pertanian Halsel belum bisa sekolah akibat gedungnya diboikot.

“Torang palang sementara dulu,” kata warga seperti dalam Vidio yang berdurasi 16 detik yang viral di sosial media itu.(sh)

Berita Terkait

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Tak Kantongi Izin DLH Halsel Akui Pengambilan Tanah Topsoil di Hidayat Ilegal
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:14 WIB

Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat

Berita Terbaru

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB