LABUHA – Sedikitnya 57 desa dari 249 Desa di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara terancam tidak bisa cairkan Dana Desa Tahap ll 2025.
Hal itu ditegaskan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Halsel, Farid Husen. Farid mengaku informasi terbaru dari KKPN Ternate belum membuka kran untuk pencairan DD Tahap ll Halsel.
“KKP belum buka kran untuk proses SP2D Dana Desa Tahap ll 2025,” ungkap Farid saat ditemui Redaksi Segmen, diruang kerjanya, Senin 24 November 2025.
Farid bilang, BPKAD Halsel hingga saat ini mengalami kendala yakni tidak bisa meakukan proses SP2D itu karena ada kebijakan dari Pemerintah Pusat.
“Ada kebijakan dari pusat, saat ini masih tutup, jadi belum bisa lakukan pencairan DD tahap ll 2025,” bebernya.
Menurutnya, BPKAD Halsel siap bekerja eksra apabila sudah ada kebijakan dari pusat terkait proses pencairan DD Tahap ll 2025.
“Kami menunggu, bila sudah ada kebijakan dari pusat maka langsung dicairkan namun apabila belum maka tidak bisa dilakukan pencairan,” jelasnya.
Data diperoleh dari Redaksi Segmen menyebutkan, per 2 Oktober 2025 lalu tercatat sebanyak 192 desa sudah melakukan pencairan DD Tahap ll 2025.
Sementara tersisa 57 desa lagi masih mengalami kendala pencairan hingga 24 November 2025 ini.
Untuk diketahui persyaratan pencairan Dana Desa tahap ll tahun 2025 sebagai berikut:
1. Laporan realisasi tahap 1 tahun 2025
2. Laporan realisasi tahap 2 tahun 2024
3. Akta pendirian Koperasi Merah Putih (Kopdes).
4. Surat pernyataan komitmen dukungan APBDes untuk pembentukan Kopdes.
Keluhan Kepala Desa di Halsel
Terpisah Sejumlah Kades di Halsel hingga saat ini hanya bisa pasrah menunggu kebijakan pusat terkait proses pencairan DD Tahap ll Halsel.
“Saya punya Desa Karamat tahap ll 2025 belum cair. Masih 57 Desa yang gangguan lagi itu termasuk Desa Karamat,” keluh Kades Karamat Kecamatan Kayoa Irwan Rauf.
Irwan bilang, dokumen sudah lengkap namun yang bisa dicairkan hanya dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) dengan anggaran pangan yakni sebesar 79 juta dari total DD Karamat Tahap ll 360 juta.
“Dana baru masuk BLT dan anggaran pangan sebesar 79 juta dari total dana 360 juta,” kata Irwan dengan narasi keluhkan Kebijakan Pemerintah Pusat.
Begitu juga Kades Belang-belang Kecamatan Bacan Suaib Yunus. Suaib mengatakan sampai saat ini belum ada pencairan DD Belang-belang Tahap ll 2025.
“Soal pencairan tahap ll itu sampai saat ini belum ada pencairan DD Tahap ll, kalau tidak percaya silahkan cek di Bank Maluku-Malut,” keluh Suaib mengakhiri keluhannya.(red)












