LABUHA – Nestapa Mel (nama semarang) merajut hidup di Negeri Saruma. Niat mengubur kisah cintanya, Mel ternyata menyimpan luka di malam hari pasca cerai dari suami sahnya.
Kini rumah karaoke di Kota Labuha Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menjadi tumpuan hidup wanita luar Jajirah Moloku Kie Raha itu dengan bermodal wajah yang cantik rupawan. Mel mengais rupiah untuk menyambung hidupnya
Dalam mengawali percakapan, ia menuturkan bahwa siapapun tak menginginkan untuk jadi wanita hina (ledis alias pemandu lagu) ditempat karaoke.
“Semua perempuan ingin jadi wanita terhormat,” ujar Mel mengawali cerita sembari memabakar sebatang rokok Sempuerna saat ditemui belum lama ini.
Kisah perempuan Kelahiran 1989 ini, menyimpan luka bagi hati yang lara. Dengan wajah memelas sembari mengisahkan cerita pilu, bahwa suaminya direbut seorang janda hingga ia harus tersingkir dari keluarga kecilnya hingga harus menjanda.
“Mel jadi janda karena ulah seorang janda,” curhat Mel sembari menutup kesedihanya dengan cara tersenyum.
Saat dirinya bercerita sambil tertawa, terlihat perempuan cantik itu terkesan menutupi kesedihannya. “Mel punya Anak satu laki-laki umur baru satu tahun lebih, saat ini tinggal sama orang tua Mel,” jelasnya.
Namun kisah bahagia itu pupus di tengah jalan karena prahara hadirnya orang ketiga. Tak mau cintanya di bagi, dengan hati sembilu, wanita cantik itu memutuskan untuk bercerai dari suaminya.
Kisah prahara rumah tangga inilah membawa wanita berparas cantik dari luar jajirah itu ke gubangan dosa.
“Mel diajak teman jadi wanita penghibur di tempat karaoke. Dulu Mel kerja jadi kariyawan di salah satu perusahan roko,” curhat Mel.
Dia mengaku jika menjadi seorang pemandu lagu alias Ledis di tempat karaoke sangat mudah mendapat uang. “Mudah dapat uang, kalau Jadi wanita penghibur,” aku Mel.
Walaupun demikian Mel menegaskan dirinya sebatas wanita penghibur alias menemani lelaki saat bernyanyi (karaoke) tidak lebih dari itu. “Mel hanya dipakai untuk temani laki-laki nyanyi di Room Karaoke tidak lebih dari itu,” tegas Mel.
Dirinya mengaku sering di ajak kencan oleh para lelaki diluar tempat kerjanya, apalagi para lelaki itu sudah mengkonsumsi alkohol alias sedang mabuk. Dengan rasa takut dan hati yang kukuh Mel menolak ajakan lelaki berhati karat itu.
“Mel sering di ajak kencan saat selesai karaoke, tapi Mel selalu tolak,” bebernya.
Dengan memalingkan wajahnya agar tak canggung, ia menyebut bahwa dirinya ingin hidup bahagia bila ada lelaki setia yang ingin serius denganya.
“Kalau ada laki-laki yang baik dan punya niat yang tulus, Mel juga akan buka hati untuk memulai hidup yang baik,” tandas Mel mengakhiri cerita.(red)












