Usman Sidik: Jalan Strategis Nasional Harus Bangun di Pualu Obi

Kamis, 8 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usman Sidik Bupati Halsel Terpilih. (Dok: segmen.co.id)

Usman Sidik Bupati Halsel Terpilih. (Dok: segmen.co.id)

JAKARTA – Terkait polemik pembangunan jalan strategis nasional di Pulau Obi antara PT. Harita Group dan Balai Peningkatan Jalan Nasional (BPJN) Wilaya Provinsi Maluku Utara (Malut) terus dimediasi oleh Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) terpilih Usman Sidik.

Usman Sidik mengemukakan selalu siap membela masyarakat Pulau Obi terkait pembangunan jalan strategis nasional, maka dirinya menghimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi dengan isue atau informasi yang tidak benar.

“Saya akan tetap konsisten membela masyarakat Obi. Maka komunikasi dan koordinasi saat intens saya lakukan dengan PT. Harita Group agar projek jalan untuk kepentingan masyarakat itu bisa terealisasi,” ungkap Usman kepada segmen.co.id Kamis (08/04).

Baca Juga :  Main Lapor Wartawan, HCW Geram Atas Sikap Kepala UPTD KPH Halsel

Dia bilang yang jadi polemik sekarang ini terkait lokasi pembangunan jalan, karena pihak balai menginginkan jalan itu dibangun di pesisir pantai tetapi PT. Harita Group menginginkan harus membela gunung dengan alasan pesisir pantai masuk dalam kawasan Izin usaha pertambangan (IUP) mereka.

“Harita menginginkan harus bela gunung, sementara balai juga bersikukuh harus membangun di pesisir pantai maka itu tinggal diselesaikan. Jadi, bukan PT. Harita menolak tetapi mereka inginkan jalan itu dibangun diluar areal IUP Harita maka harus dicarikan solusi karena informasinya DPRD Halsel juga menginginkan jalan itu dibangun di pesisir pantai,” jelas Wabendum DPP PKB itu.

Menurut mantan wartawan kurang lebih 20 tahun itu, kalau polemik soal lokasi pembangunan jalan strategis nasional ini tidak disediakan maka anggaran itu terancam akan ditarik oleh kementerian PU Pusat.

Baca Juga :  Golkar Usul Dua Nama Calon Bupati Halmahera Selatan

“Saya sebagai Bupati Halsel terpilih sangat prihatin dengan persoalan ini, karena satu sisi PT. Harita sudah ditetapkan sebagai ojek vital Nasional. Tetapi, apapun alasannya pembangunan jalan strategis Nasional harus di bangun di Kepulauan Obi,” tandas Usman.(red)

Berita Terkait

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Tak Kantongi Izin DLH Halsel Akui Pengambilan Tanah Topsoil di Hidayat Ilegal
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:14 WIB

Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat

Berita Terbaru

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB