LABUHA – Telah berpulang ke Rahmatullah salah satu Prajurit terbaik Kodim 1509/Labuha Almarhum Sertu Masri Abas Babinsa Ramil 1509-02/Obi
Almarhum diketahui mengidap sakit kangker nasofaring (KNF) yang sudah dideritanya sejak lama dan kemudian dirawat di RSUD Labuha, desa Marabosse Kecamatan Bacan Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara.
Duka yang mendalam menyelimuti keluarga besar Kodim 1509/Labuha khususnya keluarga dari almarhum Sertu Masri Abas yang merupakan salah satu Prajurit terbaik yang dimiliki oleh Kodim 1509/Labuha.

Sertu Masri Abas meninggalkan satu orang isteri dan dua orang anak, Almarhum diketahui berdinas di Kodim 1509/Labuha 2014 setelah mutasi dari satuan lamanya di Yonif 403 di Kodam IV/Diponegoro,
Almarhum dikenal merupakan sosok yang disiplin, mudah bergaul dan dicintai oleh masyarakat desa binaannya.
Sepeninggalnya, Kodim 1509/Labuha menggelar Upacara militer guna penghormatan terakhir satuan kepada almarhum yang dikebumikan di desa Babang Kecamatan Bacan Timur sesuai dengan permintaan dari pihak keluarga.
Upacara penghormatan tersebut dipimpin langsung Kapten Inf Pardan Selaku Inspektur upacara
“Innalilahi wa innailaihi rojiun telah berpulang Rahmatullah, saudara, rekan kita dan prajurit terbaik kita Sertu Masri Abas, semoga almarhum Husnul khatimah , Allah SWT mengampuni dosa dan memberikan tempat terbaik di surganya, kepada keluarga semoga di berikan ketabahan dan kesabaran, amin ya rabbal Al-Amin”, ucap kapten inf Pardan. Rabu (03/11)
Terpisah, Dandim 1509/Labuha kepada seluruh jajaran dan keluarga yang ditinggal mengatakan telah berpulang ke Rahmatullah salah satu Prajurit terbaik dan selaku bapak, kakak dan rekan daripada almarhum turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya dan mendoakan selalu kepada almarhum agar diampuni dosa-dosanya dilapangkan kuburnya dan ditempatkan di Surganya Allah SWT,
“Innalilahi wa Inna ilaihi Raji’un, kepada keluarga Almarhum semoga diberikan kesabaran, keikhlasan dan ketabahan, amin ya rabbal Al-Amin”. Ucap Dandim
Diketahui kegiatan Upacara militer tersebut berjalan dengan khidmat dan penuh kedukaan yang mendalam, meski begitu upacara tetap dalam Protkes Covid 19. (Ipl/red)












