LABUHA – Gedung Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pertanian Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dipalang warga.
SMK Pertanian Halsel yang beralamat di Desa Modayama Kecamatan Kayoa Utara.
Pemalangan sekolah itu dipicu paska Kepsek SMK Pertanian Halsel Rosihan Hi Umar mengeluarkan dua siswa dari sekolah paska ikut lomba MTQ Tingkat Kabupaten Halsel di Desa Samsuma Kecamatan Makian belum lama ini.
Amarah warga Desa Modayama ini, hingga harus memalang gedung sekolah tersebut karena isu berkembang Kepsek SMK Pertanian Halsel Rosihan Hi Umar mengeluarkan dua siswa laki-laki itu saat pulang dari ikut kegiatan MTQ.
Bahkan Rosihan diduga melarang siswa SMK Pertanian Halsel ikut kegiatan apapun dimasa kepemimpinan Bupati Halsel Usman Sidik.
Informasi yang dihimpun segmen.co.id menyebutkan, tepatnya Selasa (15/03) malam warga setempat memalang gedung sekolah dengan cara memaku balok di pintu sekolah sehingga aktifitas disekolah tersebut harus lumpuh total.
Padahal saat ini siswa-siswi SMK Pertanian Halsel ujian praktek namun dengan adanya pemalangan ini mereka harus korban sebab belum bisa lakukan ujian praktek.
Hingga masuk hari kedua paska dipalang, siswa-siswi SMK Pertanian Halsel belum bisa sekolah akibat gedungnya diboikot.
“Torang palang sementara dulu,” kata warga seperti dalam Vidio yang berdurasi 16 detik yang viral di sosial media itu.(sh)












