Kasus Korupsi ‘Goib’ Kejari Halsel Disebut Takut 30 DPR

Kamis, 17 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi korupsi

Ilustrasi korupsi

LABUHA – Kinerja penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara jadi sorotan publik.

Sorotan itu ditegaskan Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Maluku Utara.

LIRA Maluku Utara menilai Kejari Halsel takut dengan 30 anggota DPRD Periode 2014-2019. Sebab sebelumnya penyidik tengah gencar melakukan pemeriksaan sejumlah saksi termasuk tiga pimpinan DPRD dikala itu.

“Akhir tahun kemarin Kejari Halsel maraton periksa mereka 30 anggota DPRD Periode 2014-2019 tapi sekarang tiba-tiba kasus itu tidak diketahui. Ini ada apa sebenarnya?,” tanya Said Alkatiri Pembina LSM LIRA Maluku Utara, Kamis (17/08).

Selain Perusda yang diduga melibatkan 30 anggota DPRD Halsel Periode 2014-2019, Said juga menyoroti soal hilangnya kasus Afirmasi Dinas Pendidikan Halsel di meja penyidik Kejari.

Baca Juga :  Berikan Hibah Lahan Pekuburan, Bupati Halsel Dipuji

Kali kedua, Said menantang Kepala Kejari Halsel Guntur Tryono untuk menuntaskan kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran Afirmasi Dinas Pendidikan yang diduga melibatkan unsur pimpinan hingga bawahan yang terjadi pada tahun 2016 hingga 2020 lalu.

Menurutnya, kasus Afirmasi ini, sekedar sebagai petunjuk kepada Penyidik Jaksa yang lamban, bahwa di tahun 2016 hingga 2020 Dinas Pendidikan Halsel tenga melakukan pengadaan sejumlah media pendidikan salah satunya pengadaan komputer.

Namun dikala itu kegiatan tersebut diduga fiktif namun pencairan dilakukan 100 persen sehingga Kejari Halsel sebagai pintu masuk diminta segera melakukan pengecekan disetiap sekolah selaku penerima dana Afirmasi untuk mengetahui tindakan kejahatan korupsi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Halsel hingga merugikan negara capai miliar.

Baca Juga :  Desak Brigjen Pol Arif Budiman Kapolda Malut Take Over Kasus Tambang Ilegal Kubung

“Ini petunjuk saja kepada penyidik Kejari Halsel agar memeriksa pihak sekolah penerima Dana Afirmasi untuk mengetahui dugaan kejahatan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan saat itu. Karna kuat dugaan kami kegiatan itu tak dilakukan alias fiktif namun pencairan puluhan miliar tenga dilakukan 100 persen,” terang Said.

Lebih jauh lagi, Pembina LIRA Maluku Utara itu dalam waktu dekat bakal melaporkan Kejari Halsel ke Kejaksaan Agun Repoblik Indonesia.

“Untuk khusus perusda dan dana afirmasi Dinas Pendidikan belum terungkap, maka kami LSM LIRA Maluku Utara akan laporkan Kejari ke Kejagsaan Agung RI,” tegasnya.

Bahkan Said menambahkan, LIRA secara kelembagaan meminta Kejaksaan Tinggi Maluku Utara segera mengevaluasi Kejari Halsel karena dianggap lamban tangani kasus Perusda dan Dana Afirmasi Dinas Pendidikan Halsel.(red)

Baca Juga :  Sampah Berhamburan di Pasar Labuha, Kinerja Kabid Kebersihan DLH Halsel Tidak Becus

Berita Terkait

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort
ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:07 WIB

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Berita Terbaru

Kadisparekraf Halsel, Ali Dano Hasan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort

Jumat, 31 Jul 2026 - 12:07 WIB

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB