LABUHA – Wakil Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, didampingi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) melaksanakan program “Grebek Stunting” di dua Kecamatan, yaitu Kecamatan Bacan Timur Tengah dan Kecamatan Bacan Timur Selatan diikuti dengan serangkaian kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis (26/10) jam 08.30 sampai 18.00 WIT.
Kegiatan dilaksanakan di Gedung Serbaguna Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah dan Aula Pesantren Desa Wayaua, Kecamatan Bacan Timur Selatan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Halsel, Ibu Rifa’at Al Sa’adah, Kadis DP3AK Halsel, Camat, Koramil, Kapolsek, Kepala Puskesmas, perwakilan Kemenag, Kepala-Kepala Desa, bidan-bidan Desa, dan Ibu-ibu kader PKK.
Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Halmahera Selatan, yang terdiri dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, DPMD, DP3AKB, Dinas Pertanian, Dinas Perkim, Bappeda, Kodim 1509 Labuha, TP-PKK Kabupaten, Kemenag, dan Satgas Stunting Halsel. Perwakilan dinas-dinas tersebut berperan sebagai tim Aksi Konvergensi percepatan Penurunan Stunting dari SKPD Terkait.
Wabup Halsel dalam sambutannya menyampaikan bahwa, “Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021, yang mengatur tentang Percepatan Penurunan Stunting yang holistik, integratif, dan berkualitas melalui koordinasi, sinergi, dan sinkronisasi di antara pemangku kepentingan merupakan salah satu bentuk upaya Pemerintah dalam mengurangi angka stunting di Indonesia, maka sesuai program kami di Halmahera Selatan, Obi menjadi Target Tim TPPS untuk grebek Stanting.
Kata Wabup Bassam Kasuba, penanganan stunting ini dilakukan dengan dua pendekatan yaitu pendekatan spesifik yang dilakukan langsung oleh Dinas Kesehatan, mulai dari pemberian makanan tambahan, sosialisasi dan penyuluhan kesehatan yang lain, sedangkan pendekatan sensitif adalah pendekatan-pendekatan kebutuhan masyarakat yang utama, seperti air bersih, jamban sehat, dan lain-lain termasuk edukasi-edukasi mengenai pola hidup sehat.
“Stunting bukan hanya menjadi masalah di bidang kesehatan saja, karena stunting berkaitan erat dengan tumbuh kembang anak-anak, generasi muda, juga berkaitan dengan masalah kesejahteraan masyarakat secara umum”,ucap Wakil Bupati yang juga merupakan Ketua TPPS Halmahera Selatan.
“Kehadiran Kita sangat penting dalam kegiatan ini, bukan karena kepentingan pribadi siapapun, tetapi ini murni kepentingan bersama yang lahir dari kepedulian akan kesehatan kita bersama. Kegiatan ‘Grebek Stunting’ hari ini adalah bentuk kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kecamatan, dan Pemerintah Desa dalam rangka mengatasi masalah kesehatan yang ada di setiap Desa”, tambahnya.
“Saya mengimbau kepada kita semua, mari bangun kesadaran akan tanggung jawab yang kita pegang sebagai Kepala Desa, Camat, Kadis, dan Wakil Bupati untuk menjadi orang pertama yang mengambil inisiatif untuk mengajak masyarakat agar peduli terhadap isu kesehatan, lingkungan, pendidikan, dan lain-lain, maka dari itu, Saya selalu mendorong untuk harus ada kegiatan rutin di setiap Desa”, sambung Wakil Bupati.
Dalam kegiatan “Grebek Stunting” juga Pemerintah memberikan bantuan sosial dalam bentuk makanan tambahan nutrisi anak stunting dan ibu hamil kurang energi kronik.(red)












