LABUHA – 30 Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) layangkan ultimatum keras kepada Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), hingga Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan untuk segera menyelamatkan marwah partai dari ulah Masdar Mansur.
Nindon Matoro, Ketua PAC Bacan Timur sekaligus Koordinator PAC se-Halmahera Selatan, mengecam keras pernyataan arogan Masdar Mansur yang kini menjabat sebagai PLT Ketua DPC PDIP Halsel dan juga Anggota DPRD.
Nindon bilang, ucapan “Goblok” yang dilontarkan Masdar Mansur merupakan pelecehan terhadap rakyat sekaligus mencederai nama baik partai besutan Mega Wati Sukarno Putri.
Menurutnya, jika pelecehan terhadap rakyat keluar dari mulut seorang Plt Ketua DPC PDI-Perjuangan Halsel Masdar Mansur maka itu jelas membawa seluruh kepentingan dan nama baik partai. Apa yang disampaikan Masdar Mansur tentu merugikan kepentingan rakyat dan mencoreng citra PDIP.
“Kemarahan publik muncul adalah akibat langsung dari statement seorang pejabat publik dari fraksi PDIP itu,” tegas Nindon kepada sejumlah awak media saat Jumpa Pers di Wakil Sekretaris Bidang internal di Desa Mandaong, Kecamatan Bacan Selatan, Ahad 14 September 2025.
Ia menambahkan, selama lebih dari satu tahun menjabat Plt Ketua DPC, Masdar justru tidak mampu menunjukkan kepemimpinan yang bertanggung jawab. Bukti paling nyata adalah absennya sekretariat DPC PDI-Perjuangan di Halsel hingga kini, yang berimbas pada lumpuhnya konsolidasi internal partai.
“Sejak ia menjabat, kami tidak pernah memiliki sekretariat DPC. Tidak ada rapat internal, baik di tingkat DPC, PAC maupun ranting desa. Ini melemahkan struktur partai di daerah, sekaligus menunjukkan bahwa Masdar Mansur tidak mampu menjaga amanat rakyat,” ujarnya dengan nada keras.
Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan para ketua dan pengurus PAC di berbagai kecamatan, dan semuanya sepakat bahwa tindakan Masdar merugikan partai dan konstituen. Kondisi ini, kata dia, membuat kader di akar rumput kesulitan menjaga kepercayaan masyarakat.
“Kami di PAC dan ranting merupakan struktur paling bawah di partai ini, bertanggung jawab menjaga konstituen dan amanat rakyat. Tapi Plt Ketua DPC justru abai dan merusak soliditas internal. Kami memohon kepada DPP, khususnya Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, serta Ketua DPD Maluku Utara Muhammad Senen agar segera mendengar keluhan kami sebagai kader dan simpatisan paling bawah,” pungkasnya.
Lebih jauh lagi, PAC PDI Perjuangan Halsel menegaskan, jika desakan ini tidak digubris, maka mereka siap mengambil langkah konsolidasi politik besar-besaran sebagai bentuk perlawanan terhadap kepemimpinan Masdar Mansur yang dinilai merusak partai dari dalam.(red)












