Harita Nickel Padukan Edukasi hingga Aksi Nyata Penanganan Bencana

Minggu, 8 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA – Provinsi Maluku Utara berada di kawasan dengan tingkat risiko bencana yang tinggi. Letaknya di jalur cincin api Pasifik menjadikan wilayah ini rentan terhadap gempa bumi, tsunami, serta aktivitas gunung api aktif seperti Gunung Gamalama, Gunung Ibu, Gamkonora, Dukono, dan Gunung Kie Besi. Di saat yang sama, intensitas hujan ekstrem turut meningkatkan potensi banjir dan tanah longsor.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat 76 kejadian bencana hidrometeorologi terjadi di 48 kecamatan di Maluku Utara sepanjang semester I 2025, dengan Kabupaten Halmahera Selatan sebagai wilayah terdampak terbanyak.

Kondisi ini menegaskan satu hal: kesiapsiagaan bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan struktural bagi seluruh pemangku kepentingan yang beroperasi di wilayah ini.

Kabupaten Halmahera Selatan menjadi wilayah yang paling sering terdampak dengan total 19 kejadian. Kepala BNPB Halmahera Selatan, Suharyanto, menekankan di balik keindahannya, Maluku Utara memiliki risiko bencana yang tinggi. Ia menegaskan seluruh pemangku kepentingan harus senantiasa siap siaga tanpa menunggu jatuhnya korban baru bertindak.

Baca Juga :  KNPI Halmahera Selatan Sebut Pernyataan Sefnat Keliru

Membangun Sistem, Bukan Sekadar Program

Menyadari tantangan besar tersebut, Harita Nickel mengambil langkah proaktif dengan menjadikan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama dalam strategi keberlanjutan perusahaan. Harita Nickel menjalin kemitraan strategis dengan akademisi dari Disaster Risk Reduction Center Universitas Indonesia (DRRC UI) untuk memetakan potensi bahaya secara akurat.

Ketua DRRC UI, Prof. Dra. Fatma Lestari menjelaskan, pengelolaan bencana merupakan elemen vital bagi industri tambang di wilayah rawan.

“Pengelolaan bencana merupakan bagian dari implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Melalui kajian mendalam, Desa Kawasi di Pulau Obi pun teridentifikasi memiliki kerentanan spesifik terhadap ancaman gempa bumi, angin kencang, ombak besar, hingga risiko tsunami,” jelasnya.

Harita Nickel juga merespons kajian tersebut dengan meluncurkan program Pelatihan Siaga Bencana. Occupational Health and Safety (OHS) Manager Harita Nickel, Supriyanto Suwarno menjelaskan, inisiatif ini adalah wujud tanggung jawab sosial perusahaan melalui penegakan standar Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH).

Ia menuturkan komitmen tersebut turut mencakup keselamatan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Puncaknya pada Desember 2025, perusahaan menggelar Pelatihan Tanggap Bencana secara intensif di Desa Kawasi dengan melibatkan 51 warga dalam simulasi yang dirancang menyerupai kondisi nyata, termasuk teknik pemadaman api dini dan prosedur evakuasi mandiri.

Baca Juga :  KPK Tangkap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

“Dalam kegiatan ini pula dibentuk Tim Siaga Bencana Desa (TSBD) sebagai garda terdepan penanganan situasi darurat,” ujar Supriyanto.

Uji Praktik di Lokasi Bencana

Sistem kesiapsiagaan bencana yang telah dibangun Harita Nickel tersebut langsung diaktifkan saat banjir parah merendam Kecamatan Ibu, Halmahera Barat, pada Januari lalu. Harita Nickel segera menerjunkan Emergency Response Team (ERT) untuk membantu warga mengevakuasi barang dan membersihkan puing-puing banjir.

Kondisi di lapangan saat itu juga cukup kritis, seperti yang dialami beberapa warga terdampak di Desa Tongute Ternate.

Merespons hal ini, Harita Nickel memberikan prioritas pada layanan kesehatan dengan menerjunkan dua paramedis untuk pemeriksaan gratis dan menyalurkan ratusan paket bantuan kesehatan. Selain itu, bantuan logistik berupa matras, beras, mi instan, dan air mineral disalurkan untuk menjaga stabilitas 1.593 jiwa di pengungsian.

Baca Juga :  H-2 Puasa Minyak Tanah di Halsel Sulit

Apresiasi datang dari Camat Ibu, Warjin Hi Soleman yang menyatakan, kehadiran tim medis dan bantuan perlengkapan tidur menjadi dukungan vital bagi stabilitas warga. Senada, Kepala BPBD Halmahera Barat, Gunawan MT Ali, memuji koordinasi intensif yang dilakukan Harita Nickel dalam penyaluran bantuan.

Aksi tanggap bencana Harita Nickel juga menjangkau Desa Yaba, Halmahera Selatan, yang turut terdampak banjir. Berbeda dengan fokus medis di Kecamatan Ibu, bantuan di Desa Yaba diarahkan pada pemulihan infrastruktur permukiman. Perusahaan menyalurkan 400 sak semen dan 150 lembar seng untuk memperbaiki rumah warga yang rusak berat.

Yohan Galela, warga Desa Yaba, menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan konkret ini. Ia mengungkapkan, bantuan tersebut akan sangat membantu warga yang terdampak banjir.

“Kami akan manfaatkan bantuan ini dengan sebaik mungkin. Bantuan ini membuat kami bisa memperbaiki pondasi serta dinding rumah yang rusak,”singkatnya.(ADV) 

Berita Terkait

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort
ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:07 WIB

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Berita Terbaru

Kadisparekraf Halsel, Ali Dano Hasan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort

Jumat, 31 Jul 2026 - 12:07 WIB

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB