Tak Mau Hilang di Telan Bumi
 |
| IKBAL H. DJABID, BALON WALI KOTA TERNATE PERIODE 2020-2025 |
Nama-nama calon pengganti Wali Kota Ternate, Burhan Abdurahmanbeberapa bulan terakhir ini terus bermunculan. Satu nama paling mencuat adalah Ikbal H. Djabid.Pendatang baru sekaligus peraih suara enam besar DPD RI ini terakhir dikabarkan sudah mengambil formulir pendaftaran di Partai Bulan Bintang (PBB) pada Kamis (12/9) tadi. Ia bertekad maju sebagai 01 menggantikan posisi wali kota dua periode itu.
Desas-desus Ikbal ikut bertarung pada pesta demokrasi tahun depan kian menguat. Figur Makian-Kayoa (Makayoa) ini selain sudah persiapkan diri menjadi pengganti nanti, terakhir dia dikabarkan bersilahturahim dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PBK) Ternate.
Ikbal dikonfirmasi membenarkan silahturahim itu benar adanya. Dia mengaku datang untuk memenuhi undangan. “Saya tadi bersilaturahim saling tanya kabar, belum ada pembicaraan lebih. Alhamdulillah pertemuannya lancar dan berlangsung hangat,” katanya, Kamis (12/9) malam tadi.
Pada pertemuan tersebut dibilangnya selain perkenalkan diri, juga sekaligus mengonfirmasi keinginannya maju pada kontentasi Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate pada 2020 mendatang. Kendati begitu, dirinya belum memastikan apakah PKB memberi sinyal dukungan atau tidak.
“Silahturahim itu sifatnya biasa dan hanya perkenalkan diri bahwa saya sudah lama merantau dan kembali ingin mengabdi di Kota Ternate khusunya. Belum tahu apakah partai akan mengusung saya atau tidak, karena mekanisme itu beda-beda dan diatur dalam ketentuan AD/ART masing-masing partai,” terangnya.
Menurutnya, silahturahim dirinya dengan partai besutan Muhaimin Iskandar itu hanya membangun satu kesatuan yang utuh. Ikbal mengungkap dalam pertemuan tersebut ada beberapa poin penting dapat di petik. Misalnya bagaimana mengembalikan motto Kota Ternate sebagai kota budaya dan mengemas potensi jasa yang bisa mendatangkan devisa. Ikbal menganalogikan Ternate ibarat Bali. Dua kota ini menurutnya hanya mengandalkan budaya dan jasa. Bagi dia, budaya Kota Ternate harus di jaga dan di tata. “Karena Ternate kota jasa, sehingga potensi ini kita gali melalui budaya. Contohnya Bali. Disana tidak punya SDA, hanya potensi wisata. Wisata ini mereka poles dan dikembangkan lalu di jual,” katanya.
Ditanya soal kesiapan dan keseriusannya maju bertarung, kandidat berbackgraud pengusaha ini menyatakan sikap sepenuhnya menata dan mengembalikan motto budaya. Optimisnya bukan sekedar meramaikan pertandingan atau pelengkap paket, melainkan keikutsertaan dalam momentum lima tahun sekali itu keluar sebagai skuad yang siap meraih trofi.
“Artinya kalau so (sudah) muncul bagini lalu hilang lagi kan malu. Publik yang sudah mencium nama saya karena mereka tahu, laki-laki ini sudah yang pernah maju di pileg dan masuk daftar perolahan suara terbanyak keenam, dan saya ini sudah yang mungkin baribut soal hasil pileg,” tandasnya.
Muhajirin Bailussy tak banyak berkomentar. Politisi PKB yang bakal dilantik sebagai Ketua DPRD kota bermotto bahari berkesanini mengemukakan pertemuannya bersama Ikbal H. Djabid hanya sebatas pembicaraan biasa. “Cuma biasa-biasa saja, belum ada soal itu (rekomendasi). Ada dia pe (punya)tahap,” tandasnya. (red)