LABUHA – Calon Bupati Halsel Usman Sidik Sabtu (03/10/2020) disambut ribuan warga Desa Laluin, Kecamatan Kayoa Selatan. Usman Sidik disambut meriah saat kampanye wilaya Zona ll Makian-Kayoa dan Pasisir Gane berdasarkan jadwal KPU Halsel mulai 27 September hingga 15 Oktober 2020 nanti.
Pemilukada Halsel sesuai penetapan KPU hanya 2 pasangan calon bupati wakil bupati yakni Paslon nomor 1 Helmi Umar Muchsin dan La Ode Arfan didukung partai NasDem dan Partai Hanura miliki 6 kursi di DPRD Halsel, sementara Paslon nomor urut 2 Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) didukung 9 partai politik memiliki 21 kursi di DPRD Halsel.
Kedua Calon Bupati Halsl adalah putra terbaik Kecamatan Kayoa Selatan yakni Helmi Umar Muksin dari Desa Bajo Laluin sedangkan Usman Sidik dari Desa Orimakurunga.
Desa Laluin merupakan basis ril Helmi Umar Muchsin namun pantawan media ini menyebutkan ribuan pendukung dan simpatisan menjemput kedatangan Usman Sidik dan memadati tempat berkampanye Paslon nomor Usman-Bassam pada Sabtu (03/10/2020) pekan kemarin.
Bahkan ribuan warga Desa Laluin sambut baik dan tampak terlihat sepanjang jalan raya dipenuhi lautan manusia pada areal pelabuhan hingga tempat kampanye dan basililoa Usman Sidik.
Usman Sidik dihadapan ribuan pendukung dan simpatisan warga Desa Bajo mengatakan dirinya memilki jaringan nasional yang akan memanfaatkan untuk membangunan Halsel lebih baik kedepan jika terpilih. Mantan wartawan 20 tahun lebih itu dikenal memiliki jaringan yang kuat dengan pemerintah pusat sehingga dipercayai oleh 9 partai politik untuk bertarung pada Pilkada Halsel 9 Desember 2020 mendatang.
“Saya akan memanfaatkan hal tersebut untuk membangun Halsel yang jauh lebih baik jika saya dan pak Bassam Kasuba terpilih sebagai Bupati dan Wakik Bupati Halsel pada Desember 2020,” kata Usman dalam orasi politiknya.
Dalam kesempatan itu juga, Wakil Bendahara Umum DPP PKB itu menepis isu tentang pemindahan ibu kota Kecamatan Kayoa Selatan dari Desa Laluin ke Desa Orimakurunga. Sebab menurutnya hal itu hanya hoaks oleh oknum-oknum tertentu yang tak bertanggungjawab. “Itu adalah hal yang tidak rasional, jadi jangan percaya dengan isu yang sengaja dimainkan oleh oknum-oknum tertentu,” bantah Usman Sidik.
Pihaknya mengaku rasa sedih terhadap sistem pembangunan yang ada di Halsel sebab hal itu tidak merata, padahal anggaran yang diberikan Pemerintah Pusat untuk Halsel sangat besar.
Lebih jauh lagi Usman Sidik juga bakal menghapus namanya dendam politik terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN). Walaupun dirinya dan Bassam Kasuba tidak dipilih. Bahkan perspektif politik dia memastikan dari kalangan yang bersilih pandangan politik tidak akan dipindahkan.
“Kasih pindah-pindah ASN itu tidak ada jaman lagi. Hal itu saya akan hilangkan agar ASN lebih fokus kerja untuk kesejahteraan rakyat,” papar putra terbaik Makayoa yang sukses berkipra di tingkat Nasional itu dan disambut tepukan tangan yang meriah oleh warga setempat.
Selain itu terlihat meski kondisi cuaca kurang bersahabat dengan turunya hujan rintik-rintik alias gerimis namun tidak membuat ribuan pendukung dan simpatisan Usman-Bassam tidak lari dari lokasi kampanye.
Sekedar diketahui kedatangan Usman Sidik di Desa Bajo Laluin walaupun dijemput ribuan pendukung dan simpatisan namun selama kampanye berlangusng selalu menerapkan protokol Cavid19. Bahkan saat penjemputan Usman Sidik juga melakukan tes suhu badan dan lainnya demi memutuskan mata rantai penyebaran virus mematikan itu.(van)












