Bupati Bassam dan UGM Diskusi Dampak Investasi Tambang di Halsel

Senin, 15 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Bupati Halsel dan Pusat Studi Energi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta saat diskusi dampak investasi tambang di Halsel (Dok:Sadam)

Tampak Bupati Halsel dan Pusat Studi Energi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta saat diskusi dampak investasi tambang di Halsel (Dok:Sadam)

YOGYAKARTA – Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara, Hasan Ali Bassam Kasuba menghadiri undangan paparan kajian Pusat Studi Energi di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Bassam Kasuba didampingi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memenuhi undangan terkait evaluasi dampak ekonomi dan perkembangan wilayah aktivitas pertambangan dan hilirisasi di Kabupaten Halsel, pada Senin (05/07).

Agenda itu berlangsung di Gedung Rektorat UGM, Bupati 36 tahun itu berterima kasi atas dukungan stakeholder kampus ternama di Indonesia itu. UGM Yogyakarta dianggap memberikan perhatian yang tinggal terhadap perkembangan wilayah bagi daerah yang dipimpinnya.

Menurut Ketua Bappilu DPD PKS Halsel itu, kajian yang diberikan oleh Pusat Studi Energi UGM ini menjadi input yang sangat penting agar investasi dan kegiatan pertambangan dan hilirisasi Halsel dapat memberi dampak positif ke masyarakat lokal Pulau Obi khususnya dan Kabupaten Halsel secara umum.

Baca Juga :  Warga Apresiasi Pembangunan Lanjutan RSP Makian

“Kajian Pusat Studi Energi UGM ini dapat menjadi input penting agar investasi pertambangan dan hilirisasi di Halsel memberi dampak positif ke masyarakat Pulau Obi khusus dan Halsel pada umumnya,” kata Bassam kepada segmen.co.id.

Bassam bilang, kajian ini juga akan mengatasi dampak negatif yang mengikuti dalam berbagai kegiatan ekonomi dan investasi.

Calon Bupati Halsel terkuat periode 2024-2029 itu menjelaskan, stabilitas Pertumbuhan ekonomi di Halsel harapannya menumbuhkan kerjasama antar stakeholder dari universitas, perusahaan, dan pemerintah daerah untuk mencetak putra daerah yang professional dan memiliki kapabilitas. “Itu dilakukan sehingga dampak pertumbuhan ekonomi ini dirasakan secara langsung oleh masyarakat lokal,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Studi Energi UGM, Prof. Sarjiya menambahkan pihaknya selau siap menjadi partner siapapun untuk menjadi bagian solusi penyediaan energi hijau dan terbarukan.

Baca Juga :  Terlibat Tambang Ilegal Kapolda Malut Didesak Tangkap Kades Kubung

Lanjut, selain itu Halsel dan Pulau Obi digadang-gadang menjadi salah satu daerah dengan status Proyek Strategis Nasional (PSN). Sehingga Pusat Studi Energi UGM Yogyakarta ini selalu siap membantu agar investasi yang terjadi di daerah memberikan multiplier effect yang bisa dirasakan masyarakat secara langsung.

“Pusat Studi Energi UGM Yogyakarta ini selalu siap membantu agar investasi yang terjadi di daerah memberikan multiplier effect yang bisa dirasakan masyarakat secara langsung,” papar Prof. Sarjia.

Pusat Studi Energi UGM Yogyakarta juga memaparkan sejak 2016 Kabupaten Halsel terus merasakan dampak positif dari investasi pertambangan di Pulau Obi. Mulai dari PDRB yang terus meningkat, PAD mencatat dua kali lipat kenaikan sejak 2016, penurunan angka kemiskinan, dan pengangguran, sampai kenaikan upah riil atas inflasi.

Baca Juga :  Ratusan Anggota Satpol PP Halsel Divaksin

Akan tetapi, pemerintah Kabupaten Halsel harus selalu aware atas kebutuhan-kebutuhan baru untuk memenuhi progress hilirisasi ekonomi. Seperti penataan ruang, pengolahan air, limbah, kebutuhan sarana transportasi dan logistik, sampai harmoni sosial antara penduduk logal dan pendatang.

Karena itu, social engineering harus jadi concern pemerintah daerah agar tidak jadi pergesekan sosial yang menjadi potensi konflik di masa depan.

Setelah pemaparan kajian, dari PSE UGM rombongan bupati dan kepala OPD diajak berkeliling UGM mengendarai mobil listrik. Mobil listrik yang harapannya menjadi mobil sehari-hari masyarakat yang produksi baterainya berasal dari Pulau Obi, Kabupaten Halsel.(red)

Berita Terkait

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Tak Kantongi Izin DLH Halsel Akui Pengambilan Tanah Topsoil di Hidayat Ilegal
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:14 WIB

Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat

Berita Terbaru

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB