Cuek Pemekaran Kecamatan, Guraici Ancam ‘Golput dan Gabung Ternate’

Selasa, 8 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atribut aksi alias umbul-umbul. (van//segmen.co.id)

Atribut aksi alias umbul-umbul. (van//segmen.co.id)

LABUHA – Forum Pemekaran Kecamatan 10 Desa di Pulau Guraici Kecamatan Kayoa besok Rabu (09/09/2020) bakal melakukan aksi tuntutan pemekaran untuk berpisah dengan Kecamatan Kayoa Induk. Aksi tuntutan percepat proses pemekaran itu dengan rute DPRD dan Kantor Bupati Halsel.

Aksi yang bakal dilakukan besok ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap janji Bupati Halsel Bahrain Kasuba diwaktu melakukan kampanye poliyik pada tahapan Pilkada tahun 2015 silam. FPKG juga menduga Bahrain Kasuba ‘Janji Politik Goib’ dan diduga membohongi warga 10 desa di Pulau Guraici Kecamatan Kayoa.

Koordinator aksi Rivaldy Always mengatakan aksi tuntutan pemekaran Guraici adalah murni tanpa ada tendensi politik dari mana pun, sebab perjuangan ini sejak lama disuarakan oleh warga 10 desa berada di Pulau Guraici Kayoa.

Baca Juga :  Rifa'at Al-Sa'adah Bassam Resmi Dilantik Jadi Ketua TP-PKK Halsel

“Perjuangan pengusulan pemekaran kecamatan di 10 desa Pulau Guraici yaitu di tahun 2004 dan juga di tahun 2009 silam namun tak di indahkan oleh DPRD dan pemerintah Halsel hingga sekarang,” ujar Ways saat ditemui Wakop Ambon, Desa Tomori Kecamatan Bacan, Selasa (08/09).

Menurutnya dari segi geografis sangat layak10 Desa di Pulau Guraici, sebab rentang kendali palayanan publik dari 10 desa yaitu Desa Leley, Ligua, Kida, Buli, Talimau, Dorolamo, Gunange, Siko, Gafi dan Desa Laigoma ke Ibu Kota Kecamatan Kayoa Induk sangat jauh itu artinya apabila dimekarkan maka sangatlah membantu masyarakt 10 desa dalam segi pelayanan publik.

Always nengaku perjuangan pemekaran kecamatan 10 Desa di Guraici ini disuport ful oleh pemerintah 10 Desa itu, maka dari itu perluh menjadi prioritas oleh Pihak Legislatif (DPRD) dan pihak Eksekutif (Pemda Halsel) tanpa ada alasan lagi. “DPRD dan Pemda Halsel wajib hukumnya memekarkan 10 Desa di Guraici sebab ini adalah kebutuhan masyarakat,” akunya.

Baca Juga :  Pengendalian Emisi Harita Nickel Dukung Perlindungan Kesehatan Masyarakat

Menurutnya dalam aksi tuntutan ini, FPKG mendesak DPRD dan Pemda Halsel segera memasukan dalam pembagasan APBD pokok 2021, membentuk Panitia Khusus pemekaran Kecamatan Guraici, meminta DPRD dan Pemda Halsel dan Memorandum of Understanding (MoU) dengan FKPG.

“Jika tuntutan kami FPKG tidak dianulir DPRD dan Pemda Halsel maka masyarakat 10 akan memilih Golput alias tidak ikut Pilkada 2020 nanti,” tegas mahasiswa semester akhir Fakultas Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiya Maluku Utara itu.

Lebih tegas lagi, Always mengancam jika DPRD dan Pemda Halsel dalam kurun waktu dekat tidak mengindahkan maka FPKG tidak segan-segan mendatangi DPRD Kota Ternate untuk bergabung. “Kami akan datangi DPRD dan Pemkota Ternate untuk bergabung menjadi warga Ternate,” tuturnya.(van)

Baca Juga :  Puluhan Kilo Merkury Beredar di Tambang Emas Anggai

Berita Terkait

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort
ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:07 WIB

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Berita Terbaru

Kadisparekraf Halsel, Ali Dano Hasan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort

Jumat, 31 Jul 2026 - 12:07 WIB

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB