LABUHA- Upaya Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Usman Sidik untuk melobi kenaikan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pertanian membuahkan hasil.
Pasalnya DAK Fisik pertanian Halsel tahun 2023 melonjak tinggi pertama di Maluku Utara (Malut).
Padahal lobi-lobi itu dilakukan belum lama ini oleh Bupati Halsel Usman didampingi Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (Distan) Halsel Agus Haryawan saat menemui Mentri Pertanian Repoblik Indonesia Sahrul Yasim Limpo di Jakarta itu berhasil.
Pasalnya DAK pertanian Halsel tahun 2023 naik dua bahkan tiga kali lipat dibandingkan tahun ini.
Kepala Distan Halsel Agus Haryawan mengatakan DAK fisik tahun 2023 naik menjadi 22.6 miliyar (dua pulu dua milyar enam ratus juta). Sedangkan untuk DAK non fisik pertanian tahun ini 300 juta naik menjadi 600 juta.
Menurutnya DAK Fisik pertanian tahun 2023 tertinggi pertama dibandingkan dengan kab/kota di Provinsi Maluku Utara. “DAK fisik pertanian naik tiga kali lipat dibandingkan tahun ini hanya 9.6 miliyar. ini tertinggi pertama di Malut. Dan untuk DAK non fisik tertinggi kedua di Malut,” ujar Agus kepada segmen.co.id, Kamis (03/11).
Menurutnya, kenaikan DAK pertanian ditahun 2023 mendatang ini tidak terlepas dari andil Bupati Halsel Usman Sidik.
“Ini tak terlepas dari andil pak Bupati Halsel yang melakukan lobi-lobi di Kementrian Pertanian,” jelas Agus. Sembari menyebut mengaku kenaikan DAK fisik ini setelah Bupati tatap muka langsung dengan Mentri Pertanian RI.
Lebih jauh lagi, Agus menambahkan sasaran DAK fisik ini diperuntukan pembangunan dan kesejatraan masyarakat, dukungan tanaman pangan holikotura, perkebunan dan jalan produksi pertanian.
“Sasaran DAK fisik ini tujuannya untuk pembangunan dan kesejatraan masyarakat,” tutup Agus.(Dam)












