Alasan Refocusing OPD Tunda Lelang, DPRD Geram Kinerja Disdik Halsel

Senin, 14 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Irfan Djalil (dok//istimewah)

Irfan Djalil (dok//istimewah)

LABUHA – DPRD Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara geram terhadap keterlambatan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ajukan dokumen lelang.

Terutama Dinas Pendidkan Halsel yang hingga memasuki semester ll 2025 baru dua paket yang dilelang.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Komisi III DPRD Halsel, Irfan Jalil kepada Redaksi Segmen, Senin (14/07).

Irfan bilang, kekhawatiran DPRD Halsel terkait ketidakmatangan perencanaan sejumlah OPD yang menyebabkan keterlambatan dalam pengajuan dokumen lelang proyek hingga akhir semester pertama.

Ketua Bappilu DPD Partai Amanat Nasional Halsel itu menjelaskan, keterlambatan pengajuan dokumen lelang, terutama Disdik yang dipimpin Siti Khodija disebabkan oleh kurangnya perencanaan yang efektif berdampak pada tahapan tender paket di Badan Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Halsel belum dapat dilaksanakan meskipun puluhan paket proyek telah disiapkan.

Baca Juga :  Halsel Raih Stand Kreatif Ketiga se-Indonesia di AOE 2023

“Masalah utama dalam tender paket proyek ini berakar dari perencanaan yang tidak solid. Banyak OPD memiliki banyak paket, namun hanya ada sedikit perusahaan yang terlibat dalam proses perencanaan, sehingga menciptakan hambatan di lingkup OPD Halsel,” jelasnya.

Menurut Irfan, Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba dan Wakil Bupati Halsel Helmi Umar Mukshin segera melakukan evaluasi terhadap OPD pengelola Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pekerjaan fisik agar dapat melakukan perencanaan dengan baik.

Politis muda PAN Halsel itu menegaskan, pihak OPD tidak seharusnya menyalahkan faktor refocusing atau efisiensi anggaran sebagai alasan keterlambatan, sebab setiap OPD telah menyelesaikan pembahasan paket proyek di Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Baca Juga :  Sadis!! Proyek Talud BPBD Bermasalah ini Dipaksakan Cair 100 persen

“Setiap OPD yang sudah menetapkan banyak paket proyek harusnya sudah menyelesaikan persiapan. Jadi tidak ada alasan bagi pimpinan OPD untuk mengatakan bahwa keterlambatan terjadi akibat refocusing anggaran. Masalah sebenarnya adalah perencanaan yang lemah, yang menghambat tahapan lelang proyek di Halsel,” ujarnya.

Lebih jauh lagi, Irfan menambahkan fakta bahwa dari 26 paket proyek di Dinas Pendidikan Halsel, hanya 2 sampai 3 CV (perusahaan) yang terlibat dalam perencanaan.

“Bagaimana mungkin tidak ada keterlambatan jika perencanaannya tidak siap seperti ini, padahal ada OPD yang mengelola puluhan paket proyek. Kami mendesak OPD yang belum mengajukan dokumen lelang untuk lebih proaktif,” pintanya.

Lanjut, Komisi lll DPRD Halsel belum menerima laporan mengenai presentasi progres lelang proyek di BPBJ Setda Halsel padahal sudah memasuki semester kedua.

Baca Juga :  Dua Proyek DPUPR Halsel Masih Berlanjut 2026

“Banyak OPD yang menjadi mitra kami di Komisi III, namun kami belum mengetahui dengan jelas berapa persen proyek yang sudah ditenderkan. Dalam waktu dekat, kami akan mengundang mereka ke dalam rapat Alat Kelengkapan Dewan (AKD) untuk memastikan kegiatan di setiap OPD dan mengecek sejauh mana progresnya tahun ini,” tutupnya.(red)

Berita Terkait

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Tak Kantongi Izin DLH Halsel Akui Pengambilan Tanah Topsoil di Hidayat Ilegal
Berita ini 135 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:14 WIB

Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat

Berita Terbaru

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB