Dinas Pendidikan Diduga Monopoli Proyek, DPRD Halsel Minta APH Awasi Proses Tender

Senin, 7 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Manopoli Proyek

Ilustrasi Manopoli Proyek

LABUHA – DPRD Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara menduga ada monopoli proyek di lingkup Dinas Pendidikan Nasional (Diknas).

Dugaan ini muncul lantaran, ratusan proyek pekerjaan fisik maupun mengadaan barang dan jasa pada Diknas Halsel tahun 2025 hingga saat ini belum dilaksanakan tender, padahal saat ini sudah memasuki pertengahan tahun 2025.

Lembaga wakil rakyat ini menudin keterlambatan tender ratusan kegiatan akan mengganggu kualitas pekerjaan.

“Bagaimana kita harapkan kualitas pekerjaan itu baik, sementara dinas teknis saja melaksanakan tender sudah memasuki pertengahan tahun,” kara Wakil Ketua DPRD Halsel, Fadila Mahmud kepada wartawan, Ahad (06/07).

Fadila mengatakan, Dinas Pendidikan Halsel merupakan salah satu dinas pengelola anggaran terbesar, baik DAU dan DAK, jika tidak diawasi dengan baik, maka pratek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) sangat tinggi. “Ada dugaan jika proyek di Diknas Halsel diatur oleh orang tertentu, sehingga perusahan yang akan mengerjakan proyek Diknas sudah bisa ditentukan sebelum masuk ke ULP,” bebernya.

Baca Juga :  Sistem Zonasi Batasi Hak Calon Siswa di SMA 7 Halsel

Kecurigaan ini semakin memuncak, lanjut Fadila, ada satu paket proyek yang sudah ditenderkan oleh ULP, namun secara tiba-tiba proses tendernya dihentikan. Bahkan, ada dugaan perencanaan setiap proyek hanya tangani oleh satu orang konsultan perencanaan, sehingga memperlambat proses tender.

“Monopoli proyek sudah sangat jelas. Masa ratusan proyek, tapi konsultan perencanaan hanya satu orang, yang akhirnya pelaksanaan tender juga terlambat, padahal ini sudah masuk akhir tahun,” tandasnya.

Politisi Partai NasDem Halsel ini, meminta Kejaksaan, Kepolisian dan BPK mengawasi pelaksanaan tender proyek di Diknas Halsel. “Proyek di dinas pendidikan halsel harus di awasi secara ketat, karena ada dugaan setiap proyek diatur oleh orang tertentu dan perusahan tertentu,” pungkasnya.

Baca Juga :  FPM-MU Desak Kuota 90 persen untuk Anak Daerah di Maluku Utara, Ini Alasannya

Sementara itu Kadis Pendidikan Halsel, Siti Khodija dikomfirmasi via aplikasi tukar pesan (WhatsApp) enggan memberikan tanggapan hingga berita ini dinaikan.(red) 

Berita Terkait

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort
ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Berita ini 388 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:07 WIB

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Berita Terbaru

Kadisparekraf Halsel, Ali Dano Hasan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

PWI Sebut Kadisparekraf Halsel Rasa Jubir Kusu Island Resort

Jumat, 31 Jul 2026 - 12:07 WIB

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB