Konvoi penjemputan Bahrain Kasuba yang disayangkan DPRD Halsel.(lif/segmen.co.id)
‘Boyong Orang Dari Zona Merah Masuk Halsel’
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Selatan menyaayangkan pemberian contoh tidak bagus oleh Bupati Bahrain Kasuba terhadap masyarakat.
Pemberian contoh tidak baik oleh Bupati Bahrain Kasuba terhadap masyarakat, itu disayangkan anggota dewan dari Partai Keadilan Sejahtera Halsel, Humein Kiat.
Humein bilang setelah kepergian Bahrain keluar daerah selama 20 hari lebih tanpa ada kejelasan terhadap masyarakat dan parahnya ketika kembali lalu berikan contoh kurang bagus padahal Bahrain adalah ketua Tim Gugus Tugas Halsel.
“Kami sangat sayangkan perilaku bupati secara nyata-nyata berikan contoh dan membawa jalan yang tidak sepantasnya seorang kepala daerah,” ujar Humein, kepada sejumlah awak media, Rabu (22/07).
Menurutnya masyrakat Halsel saat ini telah diperhadapkan dengan berbagai keterbatasan beraktifitas diluar namun itu orang kosong satu di daerah ini dengan nyata mengajak rakyat berkerumunan seperti terlihat jelas saat penjemputan yang berlangsung tadi sore itu.
Selain itu Humein bilang warga Kota Ternate yang datang di Halsel saja harus dipulangkan tapi toh kenapa ketua gugus tugas harus buat kerumunan sehebat itu. Bahkan yang dimuat beberapa media online dan terlihat di media sosial atau facebook itu seolah-olah Bupati Bahrain pimpina konvoi, padahal dalam protokoler Covid19 sangat jelas bahwasannya di larang berkerumunan di tengah pandemi.
“Orang dari Ternate yang ber KTP Ternate dipulangkan dan masyrakat yang melakukan perekaman KTP saja harus ada Surat Keterangan Dokter lalu harus diperiksa kiri kanan tetapi kenapa harus Bupati yang buat pelanggaran,” tegasnya.
Humein menegaskan Bupati Bahrain dari Jakarta daerah yang masuk Zona merah namun tidak ada tindakan dari satgas Covid19 Halsel. “Bupati kan dari Jakarta daerah yang masuk zona namun ada tindakan dari Satgas Covid19,” sesalnya. Sembari bilang Rapid Tes berlaku hanya 14 hari sedangkan Bahrain berada di Jakarta sudah 20 hari lebih tapi tidak ditindak.
Lebih jauh lagi, politisi PKS itu mengaku selain bupati Bahrain dari Jakarta, Bupati juga memboyong orang-orang dari Kota Ternate masuk Halsel tanpa keterangan medis. “Dari Ternate tadi ada beberapa orang yang ikut ke Halsel tapi tidak ditindak oleh tim Gugus,” tandasnya.(sh)