Jakarta – Forum Pers Independent Indonesia (FPII) resmi menggelar Musyawarah Nasional Perdana sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) FPII yang Ke – 6 bertempat di Ballroom Hotel Puri Mega Jakarta pusat pada Minggu (06/02).
Ketua Presidium FPII. Kasihati dalam sambutannya meminta kepada seluruh pengurus agar bersinergi dengan baik dalam satu komando.
Ia mengharapkan kepengurusan FPII supaya terus menjalankan amanat sesuai AD/ART dan menjalankan organisasi sesuai peran dan strateginya.
“Kita perlu menjaga marwah FPII sesuai kode etik jurnalis dan terus menyajikan berita berimbang sesuai fakta serta tidak Hoax” tegasnya
Dalam sambutannya pada pembukaan Munas, Kasihati menyatakan bahwa FPII merupakan organisasi Pers yang tidak pernah gentar dengan ancaman apapun
Selain itu dirinya juga menegaskan bahwasanya peran Dewan Pers fungsinya hanya untuk memediasi media ketika terjadi sengketa pers.
“Jika ada pihak yang mengatakan media yang tidak bergabung ke dewan pers adalah media ilegal, lapor saya” tegas Kasihati
kegiatan Munas yang mengangkat tema ‘pemantapan fungsi dan peran serta FPII dalam membantu mewujudkan cita-cita bangsa menuju Indonesia negara maju dan tangguh’ itu juga dihadiri Ketua umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Wilson Lalengke yang juga di kesempatan tersebut ikut memberikan apresiasi dan ucapan selamat ulang tahun kepada FPII ke enam.
Selain itu turut juga hadir jajaran pemerintah provinsi DKI Jakarta yang diwakili Kesbangpol serta Humas Pemda DKI.
Diketahui musyawarah yang berlangsung selama tiga hari tersebut dihadiri lebih dari 20 setwil se-Indonesia dan 10 korwil kabupaten kota di Indonesia. (Ipl)












