LABUHA – Peak even perebutan piala bergilir Savala Open Turnament (SOT) cup II Desa Kupal Kecamatan Bacan Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) antara Natasha Fc kontra Godweel Fc resmi ditutup oleh wakil ketua Komisi I DPRD Halsel, Sagaf Hi Taha pada Jum’at, (03/12) di Lapangan Sepak bola Kupal Masure.
Seperti dimuat teropongmalut.com Final yang berlangsung di lapangan hijau Kupal Masure tersebut berjalan sengit dan menegangkan
Tak heran Rian Nomor punggung 19 Godweel Fc dan Bareta nomor punggung 13 Natasha Fc sempat dihadiahi kartu merah oleh wasit Faisal Yusuf secara bersamaan karena terlibat adu jotos.
Kedua tim pun bermain imbang 0-0, meskipun sesekali kedua tim nyaris menciptakan gool, namun dari awal laga hingga peluit panjang berbunyi, tak satupun mampu merubah keadaan.
Dengan aturan super ketat yang dibuat Panitia yakni tak ada penambahan waktu maka pertandingan kemudian dilanjutkan dengan penalty shootout.
Seperti diketahui drama adu pinalti dimenangkan Natasha Fc dengan Skor 4-2 dan menjadikan Tim besutan Lukaman Naser dan Fahri Sangaji kemudian mengangkat trofi bergilir mirip piala Presiden dan sejumlah bonus uang Tunai senilai Rp. 20.000.000 (dua puluh juta rupiah)

Pada closing Ceremony, Sagaf Hi Taha. dalam sambutannya mengatakan pertandingan final kali ini sangat kompetitif, menegangkan, tapi menghibur, karena menurutnya kedua tim benar- benar menjunjung tinggi sportivitas
Politisi partai Golkar yang akrab dengan sepak bola itu juga mengapresiasi pemuda desa Kupal (panitia SOT Cup II) yang menggagas Iven sepak bola sebagai langkah membangun desa.
Selain itu, dirinya juga berharap agar semangat pemuda seperti ini terus dirawat hingga masa mendatang.
“Bagi saya, kontribusi pemuda Kupal dalam membangun desa melalui iven sepak bola patut diapresiasi sehingga kami berharap semangat ini tetap dirawat dan terus dikembangkan dimasa-masa mendatang. Dan Masyarakat patut berbangga terhadap anak-anak muda seperti yang ada di desa kupal” jelasnya. (red/Ipl)












