Polda Malut Pantau Langsung Vaksin di Halsel

Senin, 11 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA – Terkait kedatangan tim Asistensi Polda malaku Utara (Malut) dalam rangka untuk meninjau pencepatan penanganan Vaksinasi Covid di Halmahera Selatan (Halsel).

Hal itu disampaikan langsung Kapolres Halmahera Selatan AKBP Muhammad Irvan ketika ditemui wartawan usai rapat bersama dengan tim satgas Penanganan Covid-19.

“Jadi masalah pencepatan penanganan vaksinasi ini, tadi kita suda adakan pembahasan bersama dengan tim satgas,” katanya.

Dijelaskan Kapolres, Untuk secara nasional dalam percepatan penanganan Vaksinasi dari 24 provis di Indonesia, Maluku Utara masuk pada rengkik paling rendah.

“Penanganan pencepatan vaksin Maluku Utara paling renda dan baru sampai pada 20 %. Sementara dari provinsi lain ada yang mencapai 80%, 50 %,” jelasnya.

Baca Juga :  KNPI Halsel Bagi Sembako di Pondok Pasantren

Olehnya itu, Polda Maluku Utara telah menginterfensi dengan menurunkan seluruh pejabat utama di wilayah-wilayah untuk memantau kendala-kendala di lapangan dalam penanganan pencepatan Vaksinasi.

“Kendalanya memang sebagian masyarakat masi banyak belum paham tentang pentingnya vaksinasi, karena masyarakat masih termakan dengan isu-isu hoaks dan lain-lain. Padahal vaksin ini kedepan nanti seperti imunisasi,” ucapnya.

M. Irvan menuturkan, untuk stok vaksinasi di kabupaten Halmahera Selatan Masi tetap aman dan masi kurang lebih 1000 stok Vaksin.

“Sesuai hasil rapat bahwa stok vaksi masih tetap aman, jika dengan 1000 stok ini kurang, nanti akan di Kordinasikan ke pihak provinsi untuk melakukan penambahan stok vaksin di Halmahera Selatan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Seleksi Calon Bawaslu Halsel Terindikasi Bermasalah

Dia menyampaikan, untuk stok vaksin ini, akan dibagi menjadi tiga titik, yakni di Dinas-Dinas, sekola dan pelabuhan.
“Jadi diwaktu tiga hari ini, masi tahap sosialisasi, namun kedepan disetiap pelabuhan-pelabuhan atau pintu masuk, wajib harus menunjukan kartu vaksin jika keluar daerah,” tandas Kapolres.(red)

Berita Terkait

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Tak Kantongi Izin DLH Halsel Akui Pengambilan Tanah Topsoil di Hidayat Ilegal
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:14 WIB

Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat

Berita Terbaru

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB