LABUHA – Sanusia La Riaga Kepala Desa (Kades) Kupal, Kecamatan Bacan Selatan, terjaring razia saat pesta Minuman Keras (Miras) di Cafe.
Satpol-PP Halsel menemukan Kades Kupal, Sanusi La Riaga, saat berpesta Miras jenis Cap Tikus. Sanusi dan tiga teman laki-laki bersama 4 Ledis atau wanita cantik pemandu lagu mengkonsumsi Miras di Room D Cafe Karaoke Hox, Kota Labuha, Jumat 29 Mei 2026 sekitar pukul 02:00 dini hari.
Hal itu dibenarkan Kepala Bidang Penegak Perda Satpol-PP Halsel, Irvan Zam-zam ketika dikonfirmasi Redaksi Segmen, Jumat 29 Mei 2026.
Irvan bilang, saat diamankan Kades Kupal, Sanusi La Riaga sudah mabuk. Mereka diduga telah mengkonsumsi Muras.
Lanjut, total orang dalam Room D Cafe Hox itu 8 orang, 4 laki-laki dan 4 lagi perempuan Ledis. Petugas juga mengamankan Barang Bukti (BB) Miras diatas meja yang telah dkonsumsi sebahgian.
“Iya benar, kami Razia dan temukan Kades Kupal Sanusi La Riaga sudah mabuk di Room D Cafe Hox. Saya cium mulutnya bauh Cap Tikus,” ujar Irvan.
Menur Irvan, Kades Sanusi saat diamankan petugas Satpol-PP Halsel bersangkutan kabur atau melarikan diri. Bahkan orang nomor satu di Desa Kupal itu melakukan perlawanan terhadap petugas hendak mau diamankan ke Pos Satpol PP-Halsel.
“Kades Kupal, Sanusi kabur saat razia mau diamankan. Bahkan dia lawan petugas. Padahal sudah diamankan,” jelasnya.
Terpisa Kades Kupal, Sanusi La Riaga, dikonfirmasi Redaksi Segmen, membantah, terkait perihal tersebut.
Sanusi mengaku datang di room D Cafe Hox karena ada keperluan dengan teman bernama Salihin. “Awalnya saya dengan teman Salihin janjian untuk ketemu, tetapi kebutuhan Salihin berasa di Cafe Hox jadi saya datang itu untuk pinjam uang,” kata Sanusi.
Menurutnya, tidak melakukan perlawanan terhadap petugas Razia atau Satpol-PP Halsel. Ia menghindar karena tujuanya bukan mau masuk Cafe.
Sanusi membantah soal dirinya mabuk dan berpesta Miras bersama Ledis-ledis di dalam Room itu tidak benar. Dia bahkan mengelak karena yang membuka room itu temannya bukan dirinya.
“Coba cek yang buka room itu teman saya. Saya tidak ada tujuan masuk Cafe. Saya tidak minum jadi saya tidak mabuk. Saya masuk di room itu baru lima menit makanya saya baru berdiri di pintu belum lama Satpol datang,” benernya.
Lebih jauh lagi, dirinya masuk di room sekitar lima menit, petugas Satpol-PP sudah datang. “Ini malam sial saya sudah, saya selama jadi Kades tidak pernah masuk Cafe,” bantah mengakhiri pernyataannya.(red)












