Soal jalan lingkar Obi, Masyarakat Halsel siap boikot aktifitas pemerintah dan tambang

Jumat, 3 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi yang dilakukan AMHS di depan kantor BPJN Jum’at tadi (dok, istimewa)

 

Ternate, segmen.co.id – Aliansi Masyarakat Halmahera Selatan (AMHS) Provinsi Maluku Utara, menggelar aksi di Kantor Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN ) Wilayah Provinsi Maluku Utara.

Masa aksi mendukung dan meberikan apresiasi yang setinggi-tingginya Kepada Bupati Halamahera Selatan Hi. Usman Sidik dan Kepala Balai PJN Wilayah Maluku Utara, Atas Pembangunan Jalan Nasional dan jalan lingkar Strategis Nasional di Kecamatan Obi.

“Untuk itu kami atas nama AMHS menolak keras segala bentuk opini liar yang beberapa hari trakhir ini bermunculan di sejumlah Media sosial, yang hanya menciptakan opini yang tidak benar dan menghambat pada proses pembangunan Jalan Nasional dan Strategis Nasional di Kecamatan Obi,” kata Kordinator Aksi Zainal Ilyas ketika dikonfirmasi, wartawan Jumat (03/09/2021).

Dilansir dari pilaraktual.com Alan sapaan akrab Zainal mengatakan, Kepulauan Obi dan Kecamatan Obi, sebagaimana dalam Pasal 4 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2003 Tentang Pembentukan Kabupaten/Kota di Maluku Utara

Baca Juga :  Rakerda PKS Halsel Fokus Peningkatan Pelayanan Publik

Obi Merupakan bagian dari Geografis Wilayah Kabupaten Halmahera Selatan.

“Kepulauan Obi merupakan salah satu daerah yang paling strategis dan memiliki Sumber Daya Mineral (SDM) Tambang yang cukup luar biasa, yang sudah sejak lama menjadi perhatian pemerintah maupun Corporasi Nasional serta Multi Internasional Dunia Internasional,” Ujarnya.

Alan menuturkan, Sejak Tahun 2003 Halmahera Selatan lahir sebagai sebuah Kabupaten dan Obi merupakan bagian dari itegral wilayah Halmahera Selatan, cukup dibilang sangat memperihatinkan dari sisi aspek Pembangunan Infrastruktur baik itu Jalan dan jembatan,

“Jalan dan Jembatan maupun Infrastruktur pendukung lainnya masih sangat jauh dari yang diharapkan oleh masyarakat obi. Tetapi kemudian, tidak sejalan dengan usia Kabupaten Halsel yang sudah memasuki usia ke 18 Tahun lamanya, karena apa yang diberikan dan dihasilkan oleh kabupaten Halmahera Selatan khususnya masyarakat kepulauan Obi tidak merata. Padahal Obi pada posisi startegis yang mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD),”Ucapnya.

Baca Juga :  DP3AKB Halsel Ikut Pencanangan Program KB Serentak Nasional Secara Virtual

Ia menyebutkan Provinsi Maluku Utara tidak memberikan Pendapatan terhadap Negara Republik Indonesia maupun mendorong PAD Halslel

Tetapi Halmahera Selatan khususnya kepulauan Obi saat ini dikejutkan mampu memberikan sumbangsi terbesar terhadap negara.

“Ini hal yang wajar kalau Kabupaten Halmahera Selatan khusunya pulau Obi di kejutkan dengan program Jalan Nasional dan Strategis Nasional atau Ruas jalan Lingkar yang dicetuskan melalui Kementrian PUPR Direktorat Jenderal Bina Marga Balai Pelaksana Jalan Nasional ( BPJN ) Wilayah Maluku Utara,” Ungkapnya.

Aktifis Maluku Utara itu manyampaikan, Wajar apa yang menjadi harapan dan cita-cita keinginan masyarakat obi yakni Jalan Stategis Nasional

Dimana kita tau bersama bahwa Insfrastruktur Jalan merupakan hal yang sangat vital dalam pembangunan ekonomi masyarakat menuju kemakmuran dan kesejateraan masyarakat Obi.

Baca Juga :  Ratusan juta rupiah dana untuk Air bersih di desa Kampung baru raib

“Bagi kami sebagai anak bangsa tentunya mendukung penuh apa yang menjadi keinginan masyarakat obi, tanpa intervensi dari pihak manapun, kami tetap bersikap mendukung Pemerintah daerah (Pemda) dan BPJN untuk menyukseskan program pembangunan Jalan Nasional dan Strategis Nasional di Kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Selatan,” katanya

Dirinya menegaskan, Apabila dikemudian hari seluruh pihak baik itu Pemerintah, Sawata maupun atas nama kelompok manapun, tidak mendukung proses percepatan Pembangunan Jalan dan Infrastruktur di Kecamatan Obi.

Maka kami akan membangun mosi ketidak percayaan pada pemerintah provinsi Maluku Utara.

“Kami tidak segan-segan mengkonsolidasi seluruh kekuatan pemuda dan mahasiswa Halmahera selatan untuk memboikot seluruh aktivitas pemerintah maupun aktivitas Industri yang saat ini sedang berjalan” Tandasnya. (Red)

Berita Terkait

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Tak Kantongi Izin DLH Halsel Akui Pengambilan Tanah Topsoil di Hidayat Ilegal
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:14 WIB

Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat

Berita Terbaru

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB