Soal Pembahasan RUU, Wagub: Idealnya Malut Dapat Tambahan Anggaran

Senin, 26 Agustus 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI WILAYAH KEPULAUAN

Wacana untuk mendorong pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Daerah Kepulauan kembali muncul di permukaan. Ini setelah DPD, DPR dan Pemerintah RI sepakat membahas RUU tersebut usai Pemilu 2019.
Belum clearnya anggaran lima persen untuk mendongkrak pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di daerah kepulauan ini membuat DPR RI turun menjaring kembali aspirasi guna penyempurnaan RUU yang diinisiasi DPD itu. Maluku Utara salah satu wilayah yang disasar tim pansus.

Ketua Tim Pansus Maluku Utara, DPR RI Amir Uskara menyebut kedatangan mereka ke Maluku Utara guna membahas RUU Daerah Kepulauan. “Kita ingin dapatkan masukan yang maksimal dari seluruh stakeholder mengenai RUU kepulauan yang ada di Malut,” kata  Amir di Royal Resto, Kelurahan Kalumpang, Ternate Tengah, Senin (26/8).
Amir mengatakan masukan-masukan yang dterimanya kemungkinan masuk daftar investaris pada pembahasan bersama pemerintah nanti. Menurutnya, persoalan dihadapi DPR saat ini belum maksimalnya perhatian pemerintah menuntas soal wacana RUU Daerah Kepulauan.  
“Berapa menteri terkait sudah di undang, tapi yang datang rata-rata adalah eselon I. Kami berharap kita bicara langsung dengan menteri, supaya ini bisa kiranya di tuntaskan,” katanya.
Wakil Gubernur Maluku Utara, M. Al Yasin Ali mengaku sudah mengetahui wacana pembahasan RUU Daerah Kepulauan semenjak masih menjadi bupati dua periode di Halmahera Tengah. “Artinya 10 tahun lalu hal ini sudah di wacanakan,” akuinya.
M. Al Yasin mengatakan, RUU itu dinilai dapat memacu perkembangan provinsi yang memiliki wilayah kepulauan. Sebagai provinsi atau wilayah kepulauan, idealnya Maluku Utara mendapat tambahan dana, baik DAU maupun DAK.
Menurutnya, dengan terwujudnya UU Daerah Kepulauan, maka aspek sosial maupun ekonomi bisa terdongkrak. Infastruktur dan sarana prasarana baik dari segi pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya bisa teratasi.
“Artinya bagaimanapun wilayah-wilayah kepulauan ini kita harapkan ada penambahan-penambahan dibandingkan daerah-daerah lain yang bukan kepulauan. Seperti di Jawa  dan Sumatra. Dimana DAU dan DAK itu besar-besar, sedangkan kita daerah kepulauan khususnya di Malut mengharapkan hal yang sama,” katanya. (ma/red)
Baca Juga :  Alasan Habibie Bebaskan Pers Saat Jadi Presiden

Berita Terkait

SIWO PWI Pusat Kecam Keras Intimidasi Offisial Malut United Terhadap Wartawan
Pemda Halsel Sabet Penghargaan dari Mentri Pemberdayaan Masyarakat RI
Bassam-Helmi Sabet Penghargaan dari Kemenko Perekonomian RI
Disperindag Bakal Pamer Produk Khas Halsel di APKASI Otonomi Expo 2025
Korwil APKASI Malut Bassam Kasuba Hadiri Rakor di Jakarta 
Bupati Bassam Temui Badan Bank Tanah Bahas Kawasan Ekonomi Khusus Agromaritim
Bupati Halsel Jadi Narasumber Kulia Umum di Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Depok
76 Paskibraka Nasional 2025 Empat Orang dari Malut
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:16 WIB

SIWO PWI Pusat Kecam Keras Intimidasi Offisial Malut United Terhadap Wartawan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 04:05 WIB

Pemda Halsel Sabet Penghargaan dari Mentri Pemberdayaan Masyarakat RI

Minggu, 7 Desember 2025 - 08:32 WIB

Bassam-Helmi Sabet Penghargaan dari Kemenko Perekonomian RI

Jumat, 22 Agustus 2025 - 13:44 WIB

Disperindag Bakal Pamer Produk Khas Halsel di APKASI Otonomi Expo 2025

Kamis, 31 Juli 2025 - 11:49 WIB

Korwil APKASI Malut Bassam Kasuba Hadiri Rakor di Jakarta 

Berita Terbaru

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB