LABUHA – Pemilihan kepala daerah di Halsel akan diikuti dua pasang calon kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati. Sebab ini merupakan sejarah baru pilkada tanpa petahana karena petahana gagal bertarung disebabkan kekurangan dukungan partai politik.
Paslon pertama adalah Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba yang didukung 9 partai politik maju pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Halsel 2020. Berikutnya Paslon Helmi Umar Muchsin dan La Ode Arfan yang dukung 2 partai politik yakni Partai Nasdem dan Partai Hanura yang memiliki 6 kursi di DPRD.
Sementara 3 kursi DPRD dari Partai Gerindra yang mendukung petahana Bahrain Kasuba dan Muhlis Sangaji yang tidak bisa mendaftar di Komisi Pemilihan Umum Daerah Halsel.
Koalisi gemuk alias didukung partai politikyakni PKB, PKS, PSI, PAN, Partai Demokrat, Partai Golkar, PDI-Perjuangan dan PKPI yang memilki total 21 kursi di dari 30 kursi di DPRD Halsel.
Koalisi besar 9 partai ini, terlihat sangat solid bersatu untuk kemenangan pasangan Usman-Bassam.
Selain mendapatkan dukungan banyak partai Paslon Usman-Bassam ini juga didukung penuh oleh mantan Bupati Halsel 2 periode Muhammad Kasuba sebab Hassan Ali Bassam Kasuba merupakan putra sulung Muhammad Kasuba.
“Insya Allah kita menang di Halmahera Selatan dan menargetkan persen suara pada 9 Desember nanti,” ujar Usman Sidik kepada media ini melalui sambungan Hanpone, Jumat (18/09).
Wakil Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkita Bangsa itu juga menuturkan bahwa dirinya bersama dengan Hasan Ali Bassam Kasuba berkeyakinan menang tebal hingga hingga 70 persen dalam Pilkada Halsel tahun 2020.
“Kami Insya Allah menang tebal di pemilihan kepala daerah Halsel tahun 2020. Target kami 70 persen Insya Allah, Amiin,” pungkas pantan Wartawan itu.
Politisi PKB tingkat nasional itu sangat optimis mampu mengalahkan lawannya di 09 Desember 2020 mendatang.(van)












