Video Viral Ungkap Kondisi Proyek Bandara Sultan Babullah Amburadul dan Tidak Profesional

Selasa, 12 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi pekerjaan Bandara Sultan Babullah Ternate (foto : FPII)

Kondisi pekerjaan Bandara Sultan Babullah Ternate (foto : FPII)

Ternate – Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan kondisi proyek pengembangan Bandar Udara Sultan Babullah Ternate di Kota Ternate, Maluku Utara, yang amburadul dan tidak profesional.

Video ini mendapat banyak tanggapan dan kritik dari netizen dan berbagai pihak.

Dalam video tersebut, terlihat plafon yang tidak rapi, penyok, dan bengkok.

Selain itu, juga terlihat pekerja yang tidak menggunakan atribut kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dan tidak ada rambu-rambu K3 di lokasi proyek.

Proyek ini dikerjakan oleh PT Ramandika Mandiri dengan konsultan PT Tambora Setia Jaya.

Proyek ini dibiayai oleh APBN 2023 LPSE Kementerian Perhubungan senilai Rp 41,3 miliar.

Proyek yang dimulai sejak 20 Maret 2023 dan dijadwalkan selesai pada 14 Desember 2023.

Baca Juga :  Bassam-Helmi Salurkan Dana Akhir Studi 225 Juta Bagi Warga Tidak Mampu

Namun, banyak pihak yang meragukan proyek ini akan rampung tepat waktu.

Beberapa sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kepada media bahwa proyek ini kemungkinan besar tidak akan selesai sesuai jadwal.

Salah satu sumber tersebut adalah Syamsul Syarif, CST, seorang ahli K3 konstruksi bersertifikat. Ia menilai pekerjaan terkesan asal-asalan,

“Uang proyek besar sekali kok pakai bahan bekas, itu terlihat sekali pemasangan plafon yang tidak simetris, bahkan penyok dan bengkok, sudah jelas mengurangi estetika arsitektur, terlihat jelek sekali, coba cek pasti banyak barang bekas itu, itu juga kelengkapan K3 pekerja yang tidak dilengkapi dengan atribut K3 dan rambu-rambu K3 di lokasi pekerjaan proyek, K3 ini penting sehingga menghindari terjadinya insiden kecelakaan pekerja maupun orang lain,” ungkapnya. Senin (11/12/2023).

Baca Juga :  Cakades Petahana Tawa Masih Kuat

Andy Firmansyah, Ketua LSM Indonesia Anti Korupsi, juga mengecam proyek ini.

“Pengerjaan proyek pengembangan Bandar Udara Sultan Babullah Ternate, Maluku Utara tampak amburadul. pengerjaan yang tidak profesional tampak dalam tayangan video yang viral di media sosial,” katanya.

Ketua Presidium FPII Kasihhati, yang kebetulan hadir dalam acara Pembukaan Hari Nusantara, juga menyoroti proyek ini. Ia bahkan meminta agar pihak terkait perlu mendapatkan sanksi atas hal tersebut.

“Mega proyek pengembangan Bandar Udara Sultan Babullah besutan Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Unit Penyelenggara Bandar Udara Sultan Babullah, Ternate, Maluku Utara, amburadul. Bandara ini yang menelan biaya miliaran rupiah terlihat acak-acakan, tidak ada K3, amburadul tidak berjalan sesuai perencanaan dan mustahil selesai tepat waktu. jika selesai pasti ada yang dipaksakan, sedih lihat bandara yang menghabiskan anggaran miliaran tapi acak-acakan, sudah sepantasnya, Menteri Perhubungan mengaudit Ka Bandara bila perlu copot, karena dinilai tidak becus dalam memimpin,” ucap Kasihati.

Baca Juga :  Kasus Waterboom Berlanjut di KPK

Bandara Sultan Babullah Ternate merupakan pintu gerbang dan wajah dari Kota Ternate yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan fasilitas bandara serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal karena banyak wisatawan berkunjung ke sini.

Namun, harapan itu kini terancam pupus karena proyek yang tidak berjalan lancar.

Beberapa tokoh pemuda Ternate dan Tidore juga mengutarakan kekecewaannya dengan proyek bandara yang mengusung nama besar Sultan Babullah, pahlawan nasional asal Ternate.

Mereka berharap proyek bandara dapat dibangun dengan kualitas terbaik sebagai bentuk penghormatan dan kebanggaan terhadap kesultanan Ternate.

Berita Terkait

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Tak Kantongi Izin DLH Halsel Akui Pengambilan Tanah Topsoil di Hidayat Ilegal
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:14 WIB

Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat

Berita Terbaru

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB