Nasib Pilu Akmal Ibrahim, Calon Ketua DPRD yang Terus Ditinggalkan

Kamis, 16 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akmal Ibrahim saat berbincang dengan Plt Bupati Halmahera Selatan (foto : Ipul)

Akmal Ibrahim saat berbincang dengan Plt Bupati Halmahera Selatan (foto : Ipul)

LABUHA – Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) telah menjadwalkan rapat paripurna pengumuman pergantian ketua DPRD pada tanggal 27 November mendatang.

Pergantian ketua DPRD Halsel ini menyangkut marwah lembaga, sebab sudah tiga kali rapat paripurna gagal digelar karena tidak memenuhi kuorum.

Akmal Ibrahim, politisi Partai NasDem yang ditunjuk sebagai calon pengganti ketua DPRD Halsel, mengatakan bahwa ia sudah siap untuk mengemban amanah tersebut.

Ia berharap polemik pergantian ketua DPRD Halsel dapat segera diselesaikan dengan kedewasaan dan koordinasi antara Plt Bupati Halsel, ketua partai, ketua fraksi, dan pimpinan DPRD lainnya.

“Prinsipnya saya selalu berpikir positif. Tipikal saya ini orang yang tegar, sabar menghadapi hal ini. Tinggal bagaimana kedewasaan teman-teman fraksi yang lain. Kemarin mereka tidak hadir mungkin lagi berhalangan atau ada kesibukan yang lain,” ujar Akmal kepada media ini, Rabu (15/11/2023).

Baca Juga :  Pemda Halsel Resmi Tutup Permanen Cafe Bungalow 

Sementara itu, Muhlis Jafar yang saat ini masih menjabat sebagai ketua DPRD Halsel, enggan menjelaskan terkait pergantian posisinya.

“Jika saya berkomentar nanti terdengar subjektif, biarkan saja teman-teman DPRD yang menyelesaikan, karena saya pikir mereka sanggup,” kata Muhlis.

Senada dengan Muhlis, beberapa anggota DPRD lainnya juga secara kompak enggan memberi komentar perihal tersebut.

Sebelumnya, pelaksanaan rapat paripurna pengumuman pergantian ketua DPRD Halsel dari Muhlis Jafar ke Akmal Ibrahim sudah berlangsung sebanyak tiga kali, namun selalu gagal karena tidak memenuhi kuorum.

Terakhir, paripurna digelar pada Jumat (27/10) lalu, namun hanya dihadiri oleh 14 anggota DPRD dari total 30 anggota. Sedangkan 16 lainnya absen.

Baca Juga :  Cemburu Berujung Maut di Tambang Emas Kusubibi

Anggota DPRD Halsel dari fraksi NasDem, Abdurrahman Hamza, pun dengan tegas menyebut Muhlis Jafar sebagai biang kerok atas gagalnya pelaksanaan paripurna yang dimaksud.

Ia menuding Muhlis Jafar sengaja menghalangi proses pergantian ketua DPRD dengan mempengaruhi anggota DPRD lainnya untuk tidak hadir.

Berita Terkait

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Tak Kantongi Izin DLH Halsel Akui Pengambilan Tanah Topsoil di Hidayat Ilegal
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:14 WIB

Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat

Berita Terbaru

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB