PAD Halmahera Selatan Capai 220 Miliar

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Pendapatan BPKAD Halmahera Selatan Sarjan Jafar. Foto Sadam|segmen

Kabid Pendapatan BPKAD Halmahera Selatan Sarjan Jafar. Foto Sadam|segmen

LABUHA – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) melaporkan bahwa realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk periode Januari hingga Oktober 2025 telah mencapai Rp 220,7 miliar.

Hal ini disampaikan oleh Plt Kepala BPKAD Halsel, Farid Husen, saat ditemui Redaksi Segmen diruang kerjanya, Senin 24 November 2025.

Farid bilang, angka tersebut merupakan 89,16 persen dari total target PAD tahun ini yang ditetapkan sebesar Rp 247 miliar.

“Capaian PAD sebesar Rp 220,7 miliar ini adalah akumulasi dari Januari hingga Oktober 2025,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendapatan BPKAD Halsel, Sarjan Jafar, menjelaskan bahwa sumber PAD Halsel berasal dari pajak, retribusi kegiatan usaha, dan pemanfaatan fasilitas yang dibangun pemerintah daerah.

Baca Juga :  Dua Proyek DPUPR Halsel Masih Berlanjut 2026

Sarjan menambahkan, sektor pajak merupakan penyumbang terbesar dalam peningkatan PAD setiap tahunnya, yang menunjukkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak semakin meningkat.

“Ini merupakan indikator positif bagi kami,” kata Sarjan, yang akrab disapa Ajan Milito.

Ajan juga menyatakan keyakinannya bahwa PAD tahun ini dapat melampaui target Rp 247 miliar. “Realisasi sebesar Rp 220,7 miliar ini hanya mencakup periode hingga 31 Oktober. Kami percaya bahwa dengan pencapaian bulan November dan Desember yang belum direkap, PAD Halsel dapat menembus Rp 250 miliar, meskipun sedikit di atas target,” tuturnya optimis.

Lebih jauh, Ajan menambahkan rencana untuk meningkatkan target PAD tahun 2026 menjadi Rp 264 miliar.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Diduga Monopoli Proyek, DPRD Halsel Minta APH Awasi Proses Tender

“Kami berharap semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penyumbang PAD dapat terus berinovasi dan melakukan terobosan agar dapat menggenjot PAD di tahun mendatang,” tutup Ajan mengakhiri.(red) 

Berita Terkait

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Tak Kantongi Izin DLH Halsel Akui Pengambilan Tanah Topsoil di Hidayat Ilegal
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:14 WIB

Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat

Berita Terbaru

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB