LABUHA – Paslon Bupati dan Wakil Bupati Halsel nomor urut 2 Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman-Bassam) meminta Komisi Pemilihan Umum untuk menjamin keselamatan atau terhindar dari Cavid19 saat debat publik ke 2 di Jakarta nanti.
Hal itu disampaikan Bassam Kasuba saat ditemui sejumlah awak media usai Debat Publik tahap l yang berlangsung di Aulah Kantor DPRD Halsel, Sabtu (17/10/2020) malam. Bassam Kasuba mengaku demi menjauhi atau memutuskan mata rantai virus mematikan itu dengan mengajukan permohonan keberatan terhadap KPU Halsel yang menjadwalkan Debat Publik tahap ll secara Live MetroTV di Jakarta 1 Novenmber mendatang.
Sesuai jadwal KPU Halsel debat kandidat tahap ll 1 Novenber 2020 nanti di Jakarta, namun kata Bassam Kasuba harus ada pertimbangan yang matang sehingga Pilkada Halsel ini berjalan dengan baik sesuai keinginan bersama sebab kondisi Kota Jakarta tidak memungkinkan dan itu sangatlah mengancam bagi yang mengunjungi ibu kota tersebut.
“Kami hanya mengusulkan saja ke KPU, kalau ada alternatif lain kenapa kita tidak dipakai mengingat saat ini kita menghadapi wabah covid-19. Jadi bukan kami tidak mau debat di Jakarta tetapi ini langkah ikhtiar kami saja,” ujar Bassam Kasuba saat ditemui awak media usai debat kandidat tahap l.
Bassam Kasuba bilang dalam pemberitaan beberapa media online soal pasangan nomor 2 Usman-Bassam mengajukan permohonan keberatan debat publik ke ll di Jakarta media online itu salah memahami, karena di sampaikan atau usulan jika ada alternatif lain demi menghindar terjangkitnya Covid19.
“Pemberitaan di beberapa media itu saya anggap gagal paham karena, bagimana sesuai anjuran KPU harus buat debat kenapa kami keberatan. Kami hanya mengusulkan saja ke KPU, kalau ada alternatif lain kenapa kita tidak di pakai mengingat saat ini kita menghadapi wabah Covid-19, jadi bukan kami tidak mau ke Jakarta tetapi ikhtiar saja,” papar putra sulung Muhammad Kasuba mantan Bupat Halsel 2 periode itu dengan wajah senyum.
Lanjutnya, keponakan Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba itu menyebut Paslon Usman-Bassam) mengajukan usulan alternatif lain sebagai bentuk ikhtiar jangan sampai, misalkan ketika lakukan debat di Jakarta lalu balik dan diperiksa hasilnya reaktif pasti akan di karantina, dan apabila di karantina maka agenda kampanye dan silahturrahmi selanjutnya tidak bisa lakukan lagi.
“Kepada KPU karena saat ini covid-19 masih ada. Yang pasti kami tidak keberatan dan tidak hadir tetapi kami mengusulkan apakah masih ada alternatif lain jika tidak ya bagi kami Paslon nomor 2 Usman-Bassam siap dengan 1000 gagasan untuk disampaikan saat debat II di Jakarta,” tegas satu-satunya putra terbaik Tobelo Galela yang bertarung di Pilkada Halsel periode 2021-2026 ini.
Dirinya menegaskan lagi terhadap KPU Halsel agar harus bisa menjamin bahwa paska dari debat II di Jakarta kedua Paslon tetap aman dari wabah Covid-19 sebab wabah ini efeknya sangat besar bisa saja mengganggu kelancaran sesama.
Lebih jauh lagi ia mengaku Paslon nomor 2 Usman-Bassam membawa 1000 gagasan seperti baru saja selesai dilakukan Debat tahap pertama yakni salin bergantian menyampaikan ide dan gagasan menuju lebih baik.
“Mari kita berfikir realistis bahwa pasangan Usman-Bassam membawah 1000 gagasan saat debat. Kami pasti sangat siap bertarung gagasan dan kami sampaikan bergantian yakni pak Usman dan saya bergantian,” tandas perwakilan kaum melinial itu, sembari mengajak masyarakat Halsel agar simak hasil debat dengan baik Paslon mana yang tepat atau efektik saat debat yang baru berlangsung. “Masyarakat lihat saja, siapa yang tepat menyimpan gagasan dan aktif, bukan bertele-tele menyampaikan gagasan,” tutup Bassam.
Sekedar diketahui Paslon nomor urut 2 Usman-Bassam didukung 9 partai politik yakni PKB, PKS, PSI, Partai Demokrat, PAN, Partai Golkar, PDI-Perjuangan, Partai Berkarya dan PKPI. 9 Partai Politik itu memilki 21 kursi dari 30 kursi di DPRD Halsel.
Sementara Paslon nomor 1 Helmi Umar Muchsin dan La Ode Arfan didukung 2 partai politik yang memiliki 6 kursi di DPRD Halsel dan tersisa 3 kursi lain lagi dari Partai Gerindra tidak mendukung Paslon pada Pilkada Halsel 2020 ini.(van)












