Biarkan Tambang Ilegal Beroperasi Kapolda Malut Diminta Evaluasi Kapolres Halsel

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

M. Reza A. Syadik. foto istimewah

M. Reza A. Syadik. foto istimewah

LABUHA – Penjabat Kapolda Maluku Utara (Malut), Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, SIK diminta segera mencopot AKBP. Hendra Gunawan dari jabatanya sebagai Kapolres Halmahera Selatan (Halsel).

Desakan pencopotan Kapolres Halsel menguat, lantaran ada dugaan pembiaran aktivitas Tambang Emas Ilegal di dibeberapa titik di wilayah Kabupaten Halsel.

“Kami minta Kapolda copot kapolres halsel, karena ada dugaan pembiaran aktivitas tambang emas ilegal di lokasi yang sudah dipasang garis Policiline,” ungkap Koordinator JASMERA M. Reza Sadik kepada Redaksi Segmen, Kamis (07/05).

Reza mengungkapkan, isu aktivitas tambang emas ilegal ini sudah mencuat beberapa pekan terakhir, bahkan Polres Halsel telah memasang garis Policeline dibeberapa titik tambang ilegal yakni, Tambang Kusubibi, Tambang Kubung, tambang Manatahan dan Tambang Anggai namun garis Polisline itu seakan hanya sebagai tameng dari Polisi untuk memuluskan aktivitas tambang emas ilegal.

Baca Juga :  Astaga! Pelantikan APDESI Halsel Versi Aziz Patok Kades Capai 373 Juta

“Percuma ada policeline, jika masih ada aktivitas tambang ilegal. Kami melihat aktivitas tambang ilegal ini berjalan terbuka. Kalau tidak ada tindakan tegas, publik bisa menilai ada pembiaran. Ini yang harus dijawab secara serius,” tegasnya.

Reza menegaskan, Kapolda Maluku Utara untuk segera mengambil langkah tegas, termasuk melakukan evaluasi terhadap kinerja Kapolres Halsel.

“Jika Polda tidak segera melakukan evaluasi Kapolres Halsel, maka kami akan melakukan aksi di Mabes Polri, bahwa Polda dan Polres di duga Back Up Tambang Emas Ilegal di Halsel,” tandasnya.

Sementara Kapolres Halsel AKBP Hendra Gunawan dikonfirmasi Redaksi Segmen enggan memberikan tanggapan. Hingga berita ini dinaikan belum ada keterangan resmi dari AKBP Hendra Gunawan sebagai Kapolres Halsel.(red) 

Baca Juga :  BNNP Bongkar Jaringan Narkoba Makassar-Malut

Berita Terkait

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Tak Kantongi Izin DLH Halsel Akui Pengambilan Tanah Topsoil di Hidayat Ilegal
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:14 WIB

Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat

Berita Terbaru

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB