Bupati Halmahera Selatan Apresiasi Inovasi PROLISTA 

Selasa, 18 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan (Halsel), terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui berbagai inovasi.

Salah satu inovasi yang mendapat dukungan penuh dari Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba adalah Program Literasi Stunting (PROLISTA).

Inovasi PROLISTA merupakan sebuah proyek perubahan yang dirancang Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Aslima Kasuba SKM,Mkes, yang juga sebagai peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) angkatan 1 tahun 2026.

“PROLISTA merupakan inovasi berbasis digital yang dikembangkan untuk memperkuat literasi masyarakat mengenai pencegahan stunting melalui edukasi, pemanfaatan data faktor determinan, serta kolaborasi lintas sektor,” ungkap Aslima kepada wartawan usai kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Soaialisasi Prolista di ruang Aula Kie Besi, Jumat (10/7/2026) lalu.

Aslima menjelaskan, aplikasi ini menyediakan berbagai layanan edukasi, konsultasi, pemantauan tumbuh kembang anak, pemetaan sebaran stuntitng (peta zona merah stunting) sekaligus notifikasi pemberitahuan setiap temuan kasus secara real time kepada Bupati, OPD terkait, seluruh Camat dan 32 kepala puskesmas sebagai bahan intervensi sesuai dgn tanggungjawab. Kemudian, fitur layanan ukur stunting mandiri.

Baca Juga :  Bantu pasien sakit Jantung, Bupati Usman berikan sumbangan Rp.100 juta

Layanan ini memudahkan masyarakat untuk mengukur anaknya secara mandiri, layanan AKG angka Kecukupan gizi fitur ini akan mengarah untuk di berikan asupan gizi sesuai prosedur setiap kali temuan kasus anak dgn permasalahan gizi nya, kemudian fitur literasi(e_book Stunting ), fitur ini memudahkan seluruh masyarakat halsel untuk belajar pencegahan stunting secara mandiri, dan berbagai fitur lainnya yg disatukan dalam satu aplikasi PROLISTA.”Prolista menjadi teknologi pertama dalam pencegahan stunting terintegrasi satu data satu aksi perubahan,”jelasnya.

Aslima menegaskan, PROLISTA dirancang sebagai bagian dari proyek perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator dengan tujuan membangun sistem literasi stunting yang terintegrasi. Melalui pemanfaatan teknologi informasi, data faktor determinan stunting dapat dihimpun dan dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan kebijakan serta intervensi yang lebih tepat sasaran.

Baca Juga :  Masyarakat Desa Toin Lakukan Vaksinasi

Program ini juga mendorong kolaborasi berbagai organisasi perangkat daerah dalam menangani faktor-faktor penyebab stunting, seperti sanitasi, akses air bersih, kemiskinan, ketahanan pangan, pendidikan keluarga, hingga pelayanan kesehatan ibu dan anak. Pendekatan tersebut sejalan dengan kebijakan daerah mengenai penanggulangan stunting terintegrasi dan peran desa dalam pencegahan stunting.

Melalui dukungan penuh Bupati Halsel, PROLISTA diharapkan menjadi inovasi yang berkelanjutan serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan. Program ini juga diharapkan menjadi model percepatan pencegahan stunting yang efektif melalui penguatan literasi masyarakat, pemanfaatan teknologi digital, serta kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan generasi Halmahera Selatan yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,”tegasnya.

Sementara Bupati Halsel Bassam Kasuba menyampaikan apresiasi atas lahirnya inovasi tersebut karena dinilai sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, unggul, dan berkualitas. Menurutnya, percepatan penurunan stunting tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan semata, melainkan membutuhkan sinergi seluruh perangkat daerah, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dunia usaha, akademisi, serta masyarakat.

Baca Juga :  Desa Kaireu Wakili Halsel Pada Lomba Kampung KB Tingkat Nasional

“PROLISTA merupakan langkah inovatif yang mampu memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan memberikan dukungan penuh terhadap implementasi program ini,”pungkasnya.(red) 

Berita Terkait

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Gelar HUT IDI Ke-75, Bupati Bassam: Dokter Dukung Pembangunan Berkelanjutan
TPPS Audit Stunting di SMAN 1 Halmahera Selatan
Bupati Bassam Kirim 2 Dokter Spesialis di RS Obi
Bayar TTP Tak Sesuai, Puluhan Nakes RSUD Labuha Mengadu di Bupati Halsel
Swering Labuha, Tempat Menikmati Senja yang Terancam Sampah
Dinsos Halsel: Kami Serius dan Komitmen Tangani ODGJ
Halmahera Selatan Jadi Percontohan Penanganan ODGJ di Malut
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:44 WIB

Bupati Halmahera Selatan Apresiasi Inovasi PROLISTA 

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Minggu, 7 Desember 2025 - 08:25 WIB

Gelar HUT IDI Ke-75, Bupati Bassam: Dokter Dukung Pembangunan Berkelanjutan

Minggu, 21 Juli 2024 - 12:29 WIB

TPPS Audit Stunting di SMAN 1 Halmahera Selatan

Jumat, 19 Juli 2024 - 04:11 WIB

Bupati Bassam Kirim 2 Dokter Spesialis di RS Obi

Berita Terbaru

Helmi Umar Mukshin Wakil Bupati Halmahera Selatan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 

Kamis, 8 Okt 2026 - 00:29 WIB

Rapat Kordinasi Penggunaan Aset Daerah yang dipimpin Wakil Bupati Halsel Helmi Umar Mukhsin. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:12 WIB

Bupati Halsel Buka Focus Group Discussion (FGD) I RDTR dan Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:40 WIB

Kantor Desa Laigoma Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:29 WIB