Labuha – Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Siti Khodijah M.Ag., mengatakan bahwa Pemkab serius dan komitmen dalam menangani orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di kabupaten Halsel
Hal ini dibuktikan dengan adanya MoU antara RSJ Sofifi, Dinsos, dan Dinkes Halsel untuk menjamin layanan rujukan kesehatan jiwa bagi masyarakatnya.
“Kami sudah melakukan MoU dengan RSJ Sofifi, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan untuk menjamin layanan rujukan kesehatan jiwa bagi masyarakatnya. MoU ini juga dikuatkan dengan perda yang sedang digodok di DPRD Halsel dan tinggal menunggu disahkan,” kata Siti kepada wartawan belum lama ini.
Siti juga mengapresiasi penghargaan yang diberikan oleh RSJ Sofifi kepada Pemkab Halsel karena kepeduliannya dalam menangani ODGJ.
Ia mengatakan bahwa Halsel adalah satu-satunya kabupaten di Malut yang telah mengirim 34 pasien ODGJ ke RSJ Sofifi sejak tahun 2021 hingga saat ini. Empat di antaranya bahkan dalam kondisi terpasung.
“Alhamdulillah, kami mendapat penghargaan dari RSJ Sofifi karena kami peduli dengan nasib ODGJ di daerah kami. Kami juga menjadi daerah percontohan atau pilot project penanganan ODGJ di Malut. Ini semua berkat dukungan dari Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Bassam Ali Kasuba yang serius dan komitmen dalam menangani ODGJ,” ujarnya.
Siti berharap kebijakan yang dilakukan oleh Pemkab Halsel dapat menjadi contoh bagi kabupaten lain di Malut yang juga memiliki masalah ODGJ.
Ia mengatakan bahwa penanganan ODGJ harus komprehensif dan berkesinambungan.
Usai penyerahan penghargaan, RSJ Sofifi juga mengadakan rapat koordinasi dengan para dokter dan pengelola kesehatan jiwa di aula Dinas Kesehatan Halsel. Tujuannya adalah untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kerjasama dalam penanganan ODGJ di seluruh puskesmas yang ada.
“Kami ingin ada jaminan keberlanjutan obat dan penanganan rehabilitasi bagi pasien pasca rawat inap di RSJ Sofifi. ODGJ ini membutuhkan pengobatan berkesinambungan dengan harapan untuk menjamin keberlangsungan mereka,” kata Direktur RSJ Sofifi, Yazzit Mahari.
Penghargaan dari RSJ ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh RSJ dalam rangka memperingati hari kesehatan jiwa sedunia yang jatuh pada tanggal 10 Oktober.












