Dugaan pungli di Kemenag Halsel mencuat, patok Rp.25 juta per Orang

Selasa, 30 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LABUHA – Salah satu Guru Honorer angkat bicara atas “mengguritanya” dugaan pungutan liar yang terjadi dilingkup Kementrian Agama (Kemenag) kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Pengakuan guru honorer yang bertugas disalah satu Madrasah Tsnawiah di Halsel itu bahwasanya ada sejumlah pegawai (ASN) Kemenag Halsel melakukan pungutan dengan cara meminta uang yang besarannya mencapai puluhan juta rupiah sebagai biaya administrasi pengurusan K3 agar diangkat sebagi Pegawai Negri Sipil (PNS) Kemenag.

“Kita dijanjikan bakal diangkat jadi CPNS Kemenag lewat program Kategori 3 atau K3 di tahun 2018, saya pun diminta membayar uang administrasi sebesar Rp. 20 juta rupiah guna keperluan pengurusan SK CPNS,” ungkap salah satu guru honorer berinisial FS saat disambangi di rumahnya.

Baca Juga :  Polres Halsel kembali serahkan Tersangka Hajir Hamisi ke kejaksaan

Dengan dalih K3, dirinya pun tak berpikir panjang dan langsung membayar uang tersebut ke salah satu oknum pegawai di kemenag Halsel.

FS juga membeberkan hal ini tidak saja dialaminya sendiri melainkan sejumlah guru honorer lainya juga bernasib sama

“Kalau di sekolah kami, ada beberapa guru honorer alami hal yang sama namun nominal pembayaran itu bervariasi, ada yang 15, 20 sampai 25 Juta, kata mereka jumlah nominal sesuai lulusan pendidikan dan lamanya honor” bebernya

Ironisnya, setelah sekian lama menanti bakal diangkat menjadi CPNS. FS bersama rekan sejawatnya justru harus menelan pil pahit karena mengetahui tidak ada program K3,

Atas kejadian ini dirinya pun berharap agar oknum yang bersangkutan segera mengembalikan jumlah uang yang telah diberikan secara cuma-cuma tersebut.

Baca Juga :  192 Desa Halsel Belum Bentuk Koperasi Merah Putih

“Tidak tau lagi mau bilang apa, tapi saya berharap agar uang kami segera dikembalikan dengan utuh,” ucapnya dengan raut wajah memelas.

Secara terpisah, Kakankemenag Halsel, La Sengka La Dadu terkait kasus yang merugikan nama institusinya itu mengatakan bahwa tidak ada program CPNS K3 di Kementrian Agama

Namun menurutnya soal pungutan K3 yang beredar di masyarakat saat ini benar adanya maka dirinya bakal tindak tegas jika terbukti ada pegawai kemenag Halsel yang melakukannya, sebab perbuatan tersebut menurutnya merusak nama baik lembaga.

“Kalau ada korban datang kemari melapor dan kemudian pelaku itu (pegawai Kemenag), saya akan panggil suruh kembalikan uang dengan berdasarkan bukti yang ada” ujar La Sengka saat disambangi wartawan diruang kerjanya, Senin (29/11)

Baca Juga :  Muhammad Kasuba Tokoh Dibalik Lahirnya Ribuan SDM Berkualitas di Malut

Dikatakanya, atas kejadian ini Kemenag tidak segan-segan untuk membuat laporan ke pihak kepolisian

“Jika tidak kembalikan maka bukti yang ada itu saya bawa ke polisi, karena itu sangat mencemarkan nama baik kantor,” tandasnya. (Red/Ipl)

Berita Terkait

Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 
Berita Skandal Lelang Cathlab Tiga Wartawan Dipolisikan, PWI Halsel Kecam Iksan Kaleserang
Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan
Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi
Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa
Desak Polda Maluku Utara Usut Tuntas Pelaku Pencuri Kapal Tongkang
Disperkim Halsel Pastikan Pembangunan 20 Unit MCK Leleojaya Tuntas
Ikbal Mustafa Ketum Masatawa Ucapkan Selamat HUT IKA-Togale Halsel ke 21 Tahun
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Berita Skandal Lelang Cathlab Tiga Wartawan Dipolisikan, PWI Halsel Kecam Iksan Kaleserang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa

Berita Terbaru

Helmi Umar Mukshin Wakil Bupati Halmahera Selatan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Wabup Halmahera Selatan Jawab Dua Ranperda 

Kamis, 8 Okt 2026 - 00:29 WIB

Rapat Kordinasi Penggunaan Aset Daerah yang dipimpin Wakil Bupati Halsel Helmi Umar Mukhsin. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Pemda Halsel Dorong Penggunaan Aset Daerah Dioptimalkan

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:12 WIB

Bupati Halsel Buka Focus Group Discussion (FGD) I RDTR dan Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Tetapkan RDTR Pemda Halmahera Selatan Buka Ruang Investasi

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:40 WIB

Kantor Desa Laigoma Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan. Foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Masyarakat Laigoma Kayoa Kembali Palang Kantor Desa

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:29 WIB