LABUHA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan (Halsel) menggelar Upacara Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Rabu (05/05), di areal Terminal Dinas Perhubungan, Labuha Bacan.
Bertindak sebagai Pembina Upacara Sekretaris Daerah Halsel Safiun Radjulan dan di hadiri seluruh SKPD jajaran Pemkab Halsel, instansi vertikal, perusahaan, dan dihadiri unsur Forkopimda Halsel.
Safiun Radjulan dalam sambutannya, membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Prof. Dr. Ir.Siti Nurbaya M.Sc mengatakan, hari ini kita peringati sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Ini merupakan keputusan Majelis Umum PBB pada tahun 1972 saat Konferensi Stockholm.
Dikatakan, hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 dengan tema “Land Restoration, Desertification, and Drought Resilience atau “Restorasi lahan, penggurunan dan ketahanan terhadap kekeringan)” dengan slogan “Our Land, Our Future, Generation
Restoration.”
Sebagaimana tema dari UNEP, lanjut Safiun, untuk Hari Lingkungan Hidup tahun 2024 difokuskan pada kegiatan pemulihan lahan, pengendalian desertifikasi, dan ketahanan terhadap kekeringan.
Ditambahlan, presidensi G20 telah menghasilkan adopsi Global Land Restoration Initiative yang sangat penting mengingat bahwa dunia menghadapi triple planetary crisis yang semakin intens yakni : krisis perubahan iklim, krisis kerusakan alam dan kehilangan biodiversitas, serta krisis polusi dan limbah.
Dia menjelaslan, pemulihan lingkungan merupakan kunci dalam membalikkan arus degradasi lahan, dan dapat sekaligus meningkatkan mata pencaharian, mengurangi kemiskinan, dan membangun ketahanan terhadap cuaca ekstrem. Pemulihan juga meningkatkan penyimpanan karbon dan memperlambat proses ataupun dampak akibat perubahan iklim.
Pemulihan dari degradasi lahan sangat penting. Lahan menjadi ruang hidup manusia, menyediakan makanan, pakaian, dan tempat perlindungan. Lahan mendukung perekonomian, kehidupan, dan mata pencaharian.
Untuk ini perlu ditingkatkan ambisi dan
investasi dalam upaya pemulihan lingkungan, memberikan momen “terobosan besar” bagi perbaikan lahan, sebagai upaya untuk mengatasi
kekeringan.
Pemulihan berkaitan langsung dengan upaya penyelesaian krisis iklim. Dalam upaya penyelesaian krisis iklim, inovasi dan prinsip keadilan memegang peran penting. Melalui investasi dalam pemulihan lahan dan ketahanan terhadap kekeringan, kita tidak hanya mengatasi masalah degradasi lingkungan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam
mitigasi perubahan iklim.
Restorasi lahan, selain menghasilkan manfaat ekosistem yang signifikan, juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan keberlan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Usai Sekda Halsel memberikan penghargaan kepada semua yang berjasa dan andil dalam memberikan dukungan terhadap pengelolaan lingkung hidup di Halsel.
Usai Apel siaga, para ASN dilingkup Pemlab Halsel melakulan bersih beraoh di dalam kota Labuha dan sekitarnya.(red)












