![]() |
| Pose bersama tamu undangan dengan SMN usai kegiatan perpisahan SMN yang berlangsung di Hotel Grand Dafam Bella Ternate. (foto:evan//segmen.co.id) |
Kurang lebih 7 hari pertukaran Siswa Mengenal Nusantara (SMN) antara Provinsi Maluku Utara (Malut) dan Provinsi Lampung Tahun 2019 saat berada di Kota Ternate menjadi kesan yang baik bagi siswa Lampung.
Salah satu badan usaha milik negara (BUMN) PT. Taspen Persero Cabang Kota Ternate telah berhasil memprograman SMN atau pertukaran pelajar dan mampuh memfasilitasi. Bahkan PT. Taspen Persero Ternate sebagai panitia penyelenggaranya.
Siswa SMN Lampung, Salsabila Aprafabila mengatakan saat berada di Kelurahan Bula Ternate, banyak sekali yang bisa dipelajarinya, dia juga mengucapkan banyak terimah kasih kepada Kelurahan Bula semenjak berada sana yang kurang 1 minggu.
” Banyak terima kasih, PT. Taspen Persero Cabang Ternate yang suda memfasilitasi kami siswa SMN selama berada di Ternate dan juga teristimewa kepada bapak dan mama asuh kami sejak berada di Ternate 1 minggu ini,” ujar Salsabila, disela-sela memberikan kesan kesan kepada tamu undangan kegiatan lepas siswa SMN yang berlangsung di Hotel Grand Dafam Bella Ternate, Rabu (21/8).
Lanjut dia, siswa SMN Lampung sangat bangga saat berada di Kota karena banyak memeliki sejarah di Kota ini, tentu Kota Ternate sendiri merupakan kota yang banyak menyimpan sejarah yang mana pada awalnya sebagai mimpi siswa SMN Lampung saat masih berada di Lampung dengan cara melihat di internet tetapi dalam kesempatan ini juga bisa melihat secara langsung sejarah yang ada di Kota Ternate tentu ini akan menjadi banyak masukan ilmu yang sangat bermanfaat.
Salsabila mengaku dengan sejarah yang ada di Kota Ternate ini SMN balik ke Lampung akan menceritakan kepada teman-teman yang ada di sana terutama merasakan tata krama orang Ternate yang sangat baik kepada. Tentu ini akan menjadi kesan tersendiri buatnya sebagai generasi penerus bangsa Indonesia setelah mempelajari sejarah yang ada di Kota Ternate.
“Apalaginl khas makanan sangatlah enak diantaranya makanan popeda, sayur lilin, sambal dabu-dabu dan kalau minuman air guraka. kami juga telah di sambut dengan berbagai tarian adat makanan khas kesultanan Ternate tak kala itu ada juga permainan bambu gila dan bisah mengunjuggi tempat tempat wisata yang ada di Kota Ternate,” jelas cerita Salsabila.
Sementara itu, ibu asuhnya di Kelurahan Bula, Kota Ternate, Asmini mengatakan sebagai orang baru yang datang tinggal di rumahnya secara pribadi sangat senang apalagi pertukaran siswa SMN dari lampung. Tentu ini sebagai tuan rumah sangat beryukur atas kehadiran anak-anak ini dimana sebagai orang tua asuh akan banyak memberikan ilmu dan masukan soal kondisi yang ada di Ternate.
“Bahkan kami juga memberikan makanan khas Ternate dan juga banyak memberikan mereka masukan masukan serta banyak yang mereka pelajari semenjak 1 minggu di Ternate,” kata Asmini.
Asmini berharap kepada siswa yang berada selama 1 minggu di Ternate apa yang sudah mereka dapat yang baik mereka bawa dan untuk yang buruk di tinggalkan di Kota Ternate serta semoga tetap sehat terus dan jika ada waktu bisa datang main main ke Ternate.(van)












