Konflik KKIG Halsel, Popi Bahua Ditolak sebagai Ketua oleh Orang Gorontalo Asli

Sabtu, 16 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Pengurus KKG yang berlokasi di kediaman ketua KKG Halsel Hi Bahri Hamisi (foto, istimewa).

Foto bersama Pengurus KKG yang berlokasi di kediaman ketua KKG Halsel Hi Bahri Hamisi (foto, istimewa).

Labuha – Kepengurusan Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Halsel yang dipimpin oleh Popi Bahua menuai kontroversi.

Sejumlah anggota KKIG Halsel menolak kepengurusan tersebut karena dianggap tidak melibatkan orang Gorontalo asli yang tinggal di Halsel.

Anggota KKIG Halsel yang menolak Popi Bahua sebagai ketua adalah Nurjanah. Ia merasa tidak dihormati sebagai orang Gorontalo yang berkontribusi di Halsel.

Ia juga mengaku tidak diberi kesempatan untuk ikut serta dalam proses muscab KKIG Halsel.

“Kami merasa tidak dihormati sebagai orang Gorontalo yang lahir dan besar di sini, dan punya peran di Halsel. Kami tidak diberi kesempatan untuk terlibat dalam pembentukan panitia muscab dan tiba-tiba ada muscab,” kata Nurjanah, Sabtu (16/9/2023).

Baca Juga :  Bassam-Helmi Kompak Buka TMMD Ke-125 di Mataketen

Nurjanah bersama anggota lainnya kemudian membentuk organisasi baru bernama Kerukunan Keluarga Gorontalo (KKG) Halsel dengan ketua Bahri Hamisi untuk periode 2023-2027.

Ia berharap organisasi baru ini bisa mewadahi semua orang Gorontalo di Halsel dan bersinergi dengan pemerintah daerah.

“Kami membentuk organisasi baru (KKG) agar orang Gorontalo yang ada di Halsel yang lahir di sini bisa terakomodir dan memberikan dampak positif. Ini bukan masalah siapa ketuanya, tapi lebih ke solidaritas orang Gorontalo di Halsel,” ujarnya.

Nurjanah juga menyebut bahwa konflik ini terjadi karena kurangnya saling menghargai.

Ia menekankan bahwa KKIG harus menghargai mereka yang sudah lama hidup di Halsel dan memiliki sejarah panjang.

Baca Juga :  Bupati Usman dan Istri Disambut Adat Wakatobi di Festival Marabose 2023

“Mereka (KKIG) harusnya menghargai kami yang sudah lama di sini, karena kami lahir dan dibesarkan di sini. KKIG ada di Halsel karena ada orang Gorontalo yang menyebar di sini. Sedangkan yang baru datang ini masuk setelah ada kerusuhan (konflik horizontal) pada tahun 1999-2000an,” tuturnya.

Nurjanah menolak pengakuan Popi Bahua sebagai ketua KKIG Halsel periode 2023-2027. Ia meminta agar pengurus DPD KKIG Malut bisa mengambil langkah tegas untuk menengahi kedua belah pihak dan menyelesaikan masalah ini.

“Kami anggap kepengurusan KKIG tidak sah secara prosedural organisasi, maka kami minta agar pengurus DPD KKIG Malut bisa mengambil langkah tegas agar bisa menemui kedua belah pihak dan masalah ini bisa diselesaikan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Korem 152 Baabullah Gelar Coffee Morning dan Olahraga Bersama Insan Pers

Berita Terkait

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Tak Kantongi Izin DLH Halsel Akui Pengambilan Tanah Topsoil di Hidayat Ilegal
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:14 WIB

Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat

Berita Terbaru

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB