Potret 100 Hari Kerja, Alim Sebut Husen Said Sebagai Apa

Jumat, 10 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Husen Said dan Alim Rahman. (Dok: segmen)

Husen Said dan Alim Rahman. (Dok: segmen)

LABUHA – Kegiatan dialog paska 100 hari kerja pemerintahan Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba yang berlangsung di Caffe Fatimah Selasa (07/9/) malam lalu

Dimana menghadirkan pembicara dari Politisi Partai Gelora Husen Said, Ketua Tim Smart City Syamsuddin Abas, Kabid Sosbud Bappeda Yudi Eka Prasetia yang di pandu oleh Berly Marten

Dialog tersebut kemudian berjalan alot paska materi yang disampaikan Husen Said (HS) diketahui melenceng dari kebijakan pemerintahan Bupati Usman-Bassam.

Hal ini kemudian mendapat perhatian khusus dari salah satu elemen muda yang juga ketua DPC LSM Laskar Merah Putih Halsel Alim Rahman

Menurut Alim, dialog yang mengambil tema potret 100 Hari Kerja Usman – Bassam tersebut sangatlah tepat hanya saja mediator kegiatan yakni Barisan Muda Salawaku (BMS) tidak selektif dalam mengundang narasumber

Baca Juga :  Sekdes Bisui Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Terhadap Abutalib

“Saya agak tidak sependapat Husen Said (HS) hadir sebagai pemantik atau pembicara, kehadiran dia disana sebagai apa dengan kapasitas apa?” ucap Limpo, sapaan akrab Alim Rahman kepada segmen.co.id Rabu, (08/09)

Putra Mandioli ini menyesali ketika BMS menghadirkan mantan anggota DPRD Halsel satu periode itu karena dianggap tidak membawa representasi apapun. Sangat berbeda kata Alim jika Husen Said adalah anggota DPRD aktif.

“Beda kalau Husen Said adalah anggota dewan aktif” cetusnya

Menurut dirinya alasan tidak tepatnya Husen Said dijadikan pembicara dikarenakan secara eksternal, informasi yang bersumber dari Husen Said tidak bisa dijadikan rekomendasi.

“Jadi saya setuju dengan ruang klarifikasi yang disampaikan pak Bupati malam itu,” katanya.

Baca Juga :  Polres Halsel Belum Tahan Tersangka Rosida HRD PT. GMM

Padahal mestinya, Alim menegaskan jika bobotan diskusi yang dibicarakan pada selasa malam kemarin itu adalah bagaimana para pemantik melihat hari ini, berikut dan kedepannya soal Smart City.

Selain itu kata dia, objek diskusi malam itu seharusnya adalah tentang refleksi 100 hari kerja dimana banyak hal yang perlu didiskusikan tentang bagaimana persoalan sosial, masalah tambang di Desa Kusubibi, kinerja Bupati dan Wakil Bupati Halsel saat melakukan sidak, Program perikanan bahkan soal Huntap di daratan Gane dan yang lainnya.

Poin inilah yang seharusnya dibahas saat diskusi sehingga objeknya sesuai tema dialog.

“Sementara Smart City sendiri belum bisa di evaluasi karena masih dalam konteks Blueprint. Apanya yang mau di evaluasi?,” beber Limpo.

Baca Juga :  Berkas Tersangka Rosida HRD PT. GMM Mengendap di Kejari Halsel

“Terus terkait duit 7 triliun, ini nampak sekali fanatisme dari Husen Said dan dia tidak pantas membuka ruang itu,” tegasnya.

Menurutnya lagi, ruang tentang 7 triliun tidak masuk kedalam objek Smart City melainkan sebagai opini politik. Sementara Smart City adalah opini rill program pembangunan yang sementara jalan dibawah pemerintahan Usman Bassam

“Jadi tidak pas Husen Said hadir sebagai pemantik bahkan tidak ada korelasi soal Smart City dan 7 triliun,” tutup Alim.(IpL)

Berita Terkait

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur
Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi
40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026
Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN
Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Tak Kantongi Izin DLH Halsel Akui Pengambilan Tanah Topsoil di Hidayat Ilegal
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32 WIB

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:42 WIB

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:29 WIB

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:14 WIB

Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat

Berita Terbaru

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB