KNPI Minta Kejati dan Polda Malut, Komitmen Berantas Korupsi

Rabu, 11 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Risno Wahid

Momen Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 9 Desember 2019 berbagai lembaga penggiat anti korupsi serta pemuda sebagai garda terdepan bersuara sebagai bentuk desakan terhadap penegak hukum untuk komitmen berantas korupsi di Maluku Utara (Malut).

Kali ini telah disuarakan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Ternate meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Polda Maluku Utara untuk serius dalam menangani perkara kasus korupsi.

Ketua KNPI Kota Ternate, Risno Wahid mengatakan memperingati hari anti korupsi yang jatuh pada tanggal 09 Desember 2019 ini semua pihak harus tahu, mulai dari masyarakat bawa sampai ke level yang paling atas terutama pada tubuh aparat penegakan hukum agar lebih bekerja keras untuk memberatas korupsi di negeri ini.

Baca Juga :  Jadi Target TO, Polisi Amankan Bos Rumah Makan Ampera

Sepertinya kasus korupsi di Malut sepertinya tidak ada habis-habisnya. Bahkan dalam perkembangan akhir-akhir ini semakin meningkat, baik dari jumlah kasus yang dapat merugikan keuangan negara/daerah dan kuantitasnya.

Risno bilang hal itu juga telah ditegaskan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo beberpa waktu lalu bahwa masih banyak aparatur sipil negara (ASN) yang tersandung kasus korupsi dalam praktek pengadaan barang dan jasa. Dan untuk di ketahui Indonesia dalam indeks prestasi korupsi berada pada peringkat ke 90 dan menurut hasil survei indeks prestasi korupsi Malut berada pada peringkat ke 11 dari 34 provinsi itu artinya banyaknya kasus korupsi di Malut, sehingga dalam pemberantasan korupsi di Malut butuhkan reformasi penegakan hukum tindak pidana korupsi yang harus secara serius dan terus dilakukan pembenahan.

Baca Juga :  Ribuan Miras dan 14 Pengedar Ditangkap Polda Malut

Karenanya Risno meyakini masih banyak pola baru yang akan dimaikan oleh para elit terutama di level pejabat birokrat maupun politikus untuk mentilep uang rakyat.

“Saya yakin para koruptor di Malut masih memiliki pola baru yang akan dimainkan, untuk merugikan negara alias korupsi,” kata Risno dalam rilisnya, Rabu (11/12/2019).

Risno memilik harapan besar dalam peringatan hari Anti korupsi 2019 ini akan mampuh berantas korupsi bukan hanya sekedar slogan semata tetapi harus di lakukan secara serius dan kongkrit.

Kejati dan Polda Malut yang memperingati hari anti korupsi sedunia tidak hanya sebatas slogan pemberantasan,” jelas Risno. Sembari menyebut Polda dan kejati Malut tentu membutuhkan kerja sama dengan stek holder di Malut.

Baca Juga :  Kasus Korupsi Anggaran Beasiswa 1 Miliar Dinas Pendidikan Halsel Resmi Naik Status

Risno menambahkan Polda dan Kejati Malut ini masih sangat banyak sekali kasus yang menumpuk di atas meja, maka momentum ini harus mengungkap kejahatan yag tergolong sebagai kejatan luar biasa (Extraordinary Crime). “Kasus korupsi masih banyak yang menumpuk di Polda Kejati Malut maka kedua lembaga penegak hukum ini harus komitmen dalam menanganinya,” tutup Risno.(van)

Berita Terkait

Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Tak Kantongi Izin DLH Halsel Akui Pengambilan Tanah Topsoil di Hidayat Ilegal
Desak Polisi Tangkap ASN KPH Pelaku Penjual 6000 Karung Tanah Topsoil Ilegal
Kades Ditipu DLH-KPH Cuci Tangan, Minta Polda Take Over Kasus Jual Tanah Topsoil Ilegal
BARAH Tantang Kapolda Malut Usut Tuntas Kasus Jual Tanah Topsoil Ilegal di Halsel
Halangi Kerja Wartawan PWI Halsel Resmi Polisikan WNA Pengelola Kusu Island Resort
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:14 WIB

Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:39 WIB

Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:35 WIB

Tak Kantongi Izin DLH Halsel Akui Pengambilan Tanah Topsoil di Hidayat Ilegal

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:48 WIB

Desak Polisi Tangkap ASN KPH Pelaku Penjual 6000 Karung Tanah Topsoil Ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 16:22 WIB

Kades Ditipu DLH-KPH Cuci Tangan, Minta Polda Take Over Kasus Jual Tanah Topsoil Ilegal

Berita Terbaru

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB