Pemda Halsel Diduga Lindungi Kades Pelita Sabrun Usman

Kamis, 19 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana aksi. foto:adhi//segmen.co.id

Ratusan massa yang mengatasnamakan Front Aliansi Peduli Masyarakat Pelita (APMP) menggelar aksi didepan kantor Inspektorat kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Rabu (18/9).

Dalam aksi itu, APMP Halsel mendesak Inspektorar menindaklanjuti dugaan kasus tidak transparan anggaran yang dilakukan kepala Desa Pelita, Sabrun Usman.

APMP juga menuding Pemerintah Daerah (Pemda)  Halsel tidak betul-betul serius menyelesaikan permasalahan yang terjadi di tingkat desa khususnya Desa Pelita Kecamatan Mandioli, Halsel.

“Kami minta Sabrun Usman segara dicopot dari jabatannya sebagai Kades Pelita Kecamatan Mandioli Utara, karena dianggap tidak transparansi kepada masyarakatnya sendiri ketika menjalankan tugasnya,” teriak Kordinator lapangan (Korlap), Risal Sangadji sembari menegaskan kalau Sabrun Usman juga tidak bertanggungjawab atas keresahan yang terjadi pada masyarakatnya sendiri.

Baca Juga :  Kurang Lengkap, Jaksa Kembalikan Berkas Pencabulan Anak Dibawah Umur

Dibeberkan Risal, kalau massa bersama masyarakat Desa Pelita juga menganggap Pemda dalam hal ini pihak Inspektorat telah ‘bersiluman’ dengan Kades Pelita Sarbun Usman.

“Pada tahun 2018 kemarin saat pihak inspektorat turun ke Desa Pelita itu di fasilitasi oleh Sabrun Usman,” terang Risal.

Sementara itu Kepala Inspektorat Halsel, Slamet saat melakukan sharing bersama para massa aksi, mengemukakan terkait masalah di Desa Pelita, dirinya akan kembali membentuk tim khusus untuk turun ke Desa Pelita.

“Saya akan bentuk tim khusus untuk turun kembali mengaudit anggaran di tahun 2017 dan tahun 2019. Karena di tahun 2018 kemarin sudah ada. Jadi timnya akan kita bentuk supaya kita turun ke sana. Mungkin minggu depan sudah ke sana mengecek untuk tahun 2017 dan 2019 kira-kira apa saja yang sudah dilakukan,” terangnya.(adhi/red)

Baca Juga :  Kejati Dalami SPPD Fiktif DPRD Morotai

Berita Terkait

Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat
Uji Komitmen Kapolres Halsel Tutup Tambang Ilegal di Kali Raim Liaro
Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal
Tak Kantongi Izin DLH Halsel Akui Pengambilan Tanah Topsoil di Hidayat Ilegal
Desak Polisi Tangkap ASN KPH Pelaku Penjual 6000 Karung Tanah Topsoil Ilegal
Kades Ditipu DLH-KPH Cuci Tangan, Minta Polda Take Over Kasus Jual Tanah Topsoil Ilegal
BARAH Tantang Kapolda Malut Usut Tuntas Kasus Jual Tanah Topsoil Ilegal di Halsel
Halangi Kerja Wartawan PWI Halsel Resmi Polisikan WNA Pengelola Kusu Island Resort
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:14 WIB

Terseret Kasus Jual Tanah Topsoil Polres Halsel Periksa Kades Hidayat

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:39 WIB

Fajri Ahmad Anak Buah Sherly di Halsel Jadi Tukang Jual Tanah Topsoil Ilegal

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:35 WIB

Tak Kantongi Izin DLH Halsel Akui Pengambilan Tanah Topsoil di Hidayat Ilegal

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:48 WIB

Desak Polisi Tangkap ASN KPH Pelaku Penjual 6000 Karung Tanah Topsoil Ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 16:22 WIB

Kades Ditipu DLH-KPH Cuci Tangan, Minta Polda Take Over Kasus Jual Tanah Topsoil Ilegal

Berita Terbaru

Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Berita Terkini

ASN KPH Jual Tanah Topsoil Ilegal 30 DPR Halsel Tidur

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:32 WIB

Sahmar M. Zen, Direktur PARADE Maluku Utara. foto Sadam Hadi|Segmen

Berita Terkini

Desak Pemda Halsel Percepat WPR Kusubibi

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:42 WIB

Berita Terkini

40 ASN Pemda Halmahera Selatan Ikut PKA 2026

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:29 WIB

Berita Terkini

Pemda Halsel Pelopor Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:20 WIB