LABUHA – 247 pemilik pangkalan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis minyak tanah (Mitan) di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara diduga kembali diancam oleh Bos PT. Babang Raya.
Ancaman itu diduga dilakukan oleh antek-antek Bakal Calon Wakil Bupati Halsel Umar Hi Soleman. Pengusaha Mitan subsidi tersebar di ratusan desa ini mengaku diancam oleh bos PT. Babang Raya Ade Hi Soleman yang tak lain adalah adik kandung Umar Hi Soleman.
Umar Hi Soleman diketahui berpasangan dengan Eks Bupati Halsel Bahrain Kasuba. Bahrain dan Umar resmi mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Periode 2024-2029 di KPUD Halsel pada Rabu (28/08) pekan kemarin.
Pengakuan sejumlah pemilik pangkalan Mitan itu saat penjemputan Bahrain-Umar Rabu 26 Agustus 2024. Pasalnya sebahgian pemilik pangkalan Mitan itu tidak hadir saat penjemputan di Pelabuhan Desa Babang Kecamatan Bacan Timur.
Paska itu mereka diteror akan diputuskan Mitan mereka di masing-masing pangkalan. Selain diteror ratusan pengusaha Mitan itu mengaku diancam habis-habisan oleh antek-anter Ade Hi Soleman dan Umar Hi Soleman.
“Torang ini sebenarnya tidak mau datang tapi kemarin penjemputan BK-Umar di Babang tidak hadir, maka torang diancam tidak diberikan minyak tanah lagi dari bos Babang Raya (Ade Hi Soleman Cs) kalau pendaftaran di KPU ini tidak hadir,” kata salah satu pemilik pangkalan di Kecamatan Bacan Selatan saat ditemui disela-sela pendaftaran Bahrain-Umar di KPUD Halsel.
Sumber yang enggan mau diberitakan namanya itu, menyebut ancaman serta intimidasi seperti ini sudah menjadi senjata Umar Hi Somelan ketika bertarung di pemilihan DPRD Dapil Halsel 5.
Kata dia bukan kali pertama namun sudah berulang kali, jurus pamungkas ancaman serta intimidasi itu dimainkan. Terakhir pada Pemilihan DPRD 9 Februari 2024 lalu senjata Ade Hi Somelan ompong dan mengakibatkan kakanya Umar Hi Somelan kandas di Pileg Dapil Halsel 5.
“Ini bukan baru sekali tetapi sudah berulang kali ditekan dan diancaman, itu menjadi jurus pamungkas bos Babang Raya. Namun tuhan tidak suka sehingga Pileg kemarin Golkar Dapil 5 kandas dan Insyah Allah kalau mereka pakai jurus ancam ini terus semoga Pilkada BK-Umar juga akan kandas,” tegasnya. Sembari menyebut doa pihak yang tertindas akan dikabulkan. Amiiin.
Terpisah Kadis Perindag-Pol Halsel Ardiani Rajilun mengaku, tidak tahu menau soal ancaman yang dilakukan Ade Hi Soleman Cs.
Ardiani bilang, belum ada keluhan persoalan intimidasi bos Babang Raya Ade dan Umar Cs kepada pemilik pangkalan Mitan di Halsel. “Sejauh ini kami belum dapat informasi seperti itu, bahkan belum ada keluhan bos Babang Raya (Ade Hi Soleman) ancam pemilik pangkalan,” kata Ardiani diruang kerjanya, Senin (03/09).
Namun kata Ardiani dalam waktu dekat akan dipanggil semua pemilik pangkalan minya tanah untuk di identifikasi persoalan yang dimaksud termasuk juga bos Babang Raya adik kandung Calon Wakil Bupati Halsel itu. “Dalam waktu dekat kami mau rapat undang mereka semua termasuk bos Babang Raya,” paparnya.
Data yang dihimpun segmen.co.id menyebutkan PT. Babang Raya tercatat setiap bulan menyalurkan 395 ton BBM jenis minyak tanah subsidi kepada masyarakat Halsel.
Dari 395 ton minyak tanah subsidi itu dibagikan ke 247 pangkalan yang tersebar di Halsel.
Terpisah Umar Hi Soleman ketika dikonfirmasi segmen.co.id tidak menampik persoalan tersebut. Pesan konfirmasi wartawan media ini pun tidak digubris oleh bos utama PT. Babang Raya itu.
Hingga berita ini dinaikan Calon Wakil Bupati Halsel Umar Hi Soleman tidak memberikan tanggapan resmi.(red)












